Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Cara Hemat Energi ala IEA untuk Jaga Stabilitas Pasokan Nasional

Basuki Eka Purnama
01/4/2026 16:29
Cara Hemat Energi ala IEA untuk Jaga Stabilitas Pasokan Nasional
Ilustrasi--Seorang anak menikmati kenyamanan transportasi umum saat menaiki Lintas Raya Terpadu (LRT) di seputaran Jakarta, Kamis (3/7/2025)(MI/Susanto)

PEMERINTAH secara resmi mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan penghematan konsumsi energi secara masif. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis guna menjaga kestabilan pasokan energi di dalam negeri di tengah tantangan global yang dinamis.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengadopsi kebiasaan hemat energi, baik di lingkungan rumah tangga maupun di tempat kerja. Selain efisiensi di dalam ruangan, masyarakat juga didorong untuk memprioritaskan penggunaan transportasi publik dibandingkan kendaraan pribadi dalam mobilitas sehari-hari.

Meski demikian, Airlangga menekankan bahwa efisiensi ini tidak boleh mengendurkan produktivitas.

"Produktivitas harus tetap dijaga agar roda perekonomian tetap berjalan," tegasnya.

7 Panduan Hemat Energi dari IEA

Menanggapi urgensi tersebut, Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), organisasi otonom yang berbasis di Paris, merilis panduan praktis bagi masyarakat dunia. Berikut adalah tujuh langkah konkret yang direkomendasikan IEA untuk menekan konsumsi energi:

Metode Penghematan Langkah Praktis
Mobilitas Aktif Berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat. Selain hemat biaya, cara ini menyehatkan tubuh dan lingkungan.
Transportasi Umum Pilih transportasi publik untuk perjalanan jauh guna menekan polusi dan kemacetan. Manfaatkan tiket langganan untuk efisiensi biaya.
Eco-Driving Berkendara dengan stabil, hindari akselerasi mendadak, rutin servis mesin, dan pastikan tekanan ban sesuai standar agar bahan bakar lebih awet.
Pengaturan Suhu Ruangan Turunkan suhu pemanas atau naikkan suhu AC sebesar 1°C. Gunakan pakaian yang sesuai dengan cuaca di dalam rumah untuk mengurangi beban kerja mesin pendingin/pemanas.
Efisiensi Air Panas Gunakan shower daripada berendam dan kurangi durasi mandi. Jangan biarkan pemanas air menyala terus-menerus jika tidak digunakan.
Isolasi Ruangan Pastikan pintu dan jendela tertutup rapat saat AC menyala. Gunakan tirai tebal atau pelapis celah jendela untuk mencegah kebocoran udara dingin.
Pencahayaan LED Ganti lampu pijar lama dengan lampu LED yang lebih hemat energi dan tahan lama. Biasakan mematikan lampu saat meninggalkan ruangan.

IEA menegaskan bahwa penghematan energi bukanlah tentang perubahan besar yang menyulitkan, melainkan akumulasi dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, masyarakat tidak hanya membantu menekan tagihan bulanan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dan ketahanan energi nasional.

Kini pilihannya ada di tangan kita: sudah siapkah kita mulai berhemat demi masa depan energi yang lebih stabil? (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya