Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Maudy Koesnaedi membagikan upayanya mengenalkan dan membiasakan anaknya yang berada di usia remaja untuk makan sayur dan buah.
"Punya anak remaja itu challenging. Tapi, karena anak saya itu bisa makan variatif, mungkin karena ibunya juga senang makan, jadi, anaknya bisa makan apa aja. Kami di rumah, habit-nya itu sarapan pagi makan buah dengan berbagai warna dan bentuk," kata Maudy dalam sebuah webinar, Selasa (7/12).
"Jadi, anak saya sudah terbiasa makan buah di pagi hari. Saya juga suka makan sayur yang segar, dan akhirnya dia juga suka dengan sayur yang diolah seperti salad dan di masakan Indonesia," tambahnya.
Baca juga: BCL: Baca Label Pangan Itu tidak Sulit
Lebih lanjut, Maudy mengatakan kesadaran anak untuk mengetahui pentingnya makan sayur dan buah dimulai dari orangtua.
Menurut bintang film Losmen Bu Broto itu, orangtua sebagai penyedia asupan anak sangat ikut andil dalam meningkatkan kesadaran gizi seimbang dan pola hidup sehat itu.
"Kalau orangtua bisa menyuguhkan makanan sehat dan enak, hal itu membuat anak-anak tidak terpaksa (untuk mengonsumsi sayur dan buah). Bisa juga dengan mengajak anak ke tempat-tempat yang cozy dan memilih makanan yang sehat," kata Maudy.
"Tidak semua tempat gaul itu makanannya tinggi kalori, gula dan lemak juga. Cari menu yang memang ada makanan sehatnya. Perlu diingat juga bahwa (kesadaran) adalah proses, tidak bisa tiba-tiba ada kesadaran untuk mau olahraga dan makan sehat (secara langsung)," imbuhnya.
Pemeran Zaenab dalam tayangan legendaris Si Doel itu mengatakan, tidak apa-apa pula bagi orangtua untuk membiarkan anak mencicipi makanan dan minuman kekinian bersama teman-teman sebayanya.
"Tidak apa-apa untuk cobain agar dia tahu seperti apa rasanya. Tapi, penting buat dia untuk juga mengetahui kadarnya, misalnya gula, dan lainnya. Namun, saya beruntung karena dia bisa bikin menu sendiri. Misalnya ingin bikin salad, berbagi dessert... Kebiasaan-kebiasaan itu dilihat dari orangtuanya," paparnya.
Maudy kembali mengingatkan orangtua untuk membiasakan anak makan sehat serta mengenalkan dan bersama-sama mengimplementasikan pola hidup sehat sejak dini.
"Mengenalkan pola hidup sehat dengan olahraga, makan seimbang, memang harus dibiasakan sejak dini. Kampanye ini diprioritaskan untuk generasi muda, sehingga kita harus bantu," kata Maudy.
"Komunikasinya bagaimana supaya anak-anak muda ini bisa sadar akan pentingnya hidup sehat, kita sebagai orang tua perlu untuk memberikan kesadaran di rumah, pemikiran juga untuk pengasuh di rumah untuk mengatur menu makanannya seperti apa," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Berat badan tak kunjung turun meski rutin olahraga? Terlalu banyak kardio, kurang istirahat, hingga pola makan bisa jadi penyebabnya. Simak penjelasannya.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
MENINGKATNYA prevalensi obesitas di Indonesia mendorong perlunya pendekatan pengendalian yang semakin adaptif terhadap perilaku dan preferensi masyarakat.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Diet OMAD sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan, khususnya oleh individu yang baru mencoba pola puasa. Sebaiknya dilakukan dengan hati-hati, apalagi bagi pemula.
Buah dan sayuran merupakan sumber serat harian yang sangat dibutuhkan tubuh untuk memastikan saluran cerna tetap berfungsi optimal meskipun frekuensi makan berkurang.
Sayuran mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang penting untuk menjaga fungsi tubuh, pencernaan, dan daya tahan tubuh.
Makanan beku kerap dinilai buruk untuk kesehatan. Padahal, ahli gizi menyebut beberapa jenis makanan beku tetap kaya nutrisi dan justru baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Pare atau paria sudah tidak asing di lidah masyarakat Indonesia. Sayuran ini kerap hadir dalam semangkuk siomay atau batagor sebagai lalapan tambahan.
Sayuran merupakan makanan penting dalam pola makan sehat karena memberikan nutrisi yang mendukung pertumbuhan, menjaga daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit.
kelompok usia Gen Z sangat jarang mengonsumsi buah dan sayuran. Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional (SKI) 2023 menemukan bahwa konsumsi buah dan sayur
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved