Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEBRITAS Bunga Citra Lestari atau yang akrab disapa BCL tergolong sosok ibu yang menekankan pentingnya membaca label pada kemasan pangan olahan demi memastikan produk yang dibeli sesuai dengan kebutuhan diri dan keluarganya.
Menurut pelantun Sunny itu, membaca label pangan bukan perkara rumit apalagi jika ingin memberikan pilihan terbaik untuk keluarga.
"Menurut aku, membaca label pangan tidak rumit. Tidak menghabiskan waktu lama, it's very simple cuma hanya lihat urutan satu apa, itu yang benar," ujar dia dalam sebuah acara daring, Jumat (3/12).
Baca juga : BCL Siap Nikah dengan Tiko Aryawardhana Desember 2023
BCL mengatakan para ibu perlu memilih produk pangan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak-anak untuk memastikan tumbuh kembang mereka berjalan dengan semaksimal mungkin.
"Sebagai seorang ibu, saya merasa responsibility kita membesarkan anak, salah satunya make sure apa yang mereka makan. Mereka belum bisa memilih apa yang terbaik untuk mereka. Tentunya kita yang harus bisa pilih, make sure anak-anak mendapatkan nutrisi yang tepat," tutur dia.
Menurut BCL, semua ibu tentu ingin mendapatkan yang terbaik untuk anaknya, hanya saja sebagian belum menyadari pentingnya membaca dan memahami label pangan.
Baca juga : Diskoria-Laleilmanino-BCL Menang AMI Awards untuk Karya Produksi Terbaik Terbaik
Di sinilah, lanjut dia, pentingnya upaya mengedukasi mereka yang belum terlalu menyadarinya.
Terkait nutrisi anak, BCL mengaku peduli. Dia bahkan sampai berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kebutuhan nutrisi anak sesuai usianya.
Dia juga memastikan bahan-bahan pangan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anaknya.
Baca juga : Diskoria, Laleilmanino, dan BCL Rilis Single Badai Telah Berlalu
"Memilih bahan-bahan yang tepat untuk bisa men-support Noah untuk tumbuh kembangnya bisa optimal. Salah satunya untuk mencari keju, karena Noah sukanya sama keju, jadi aku cari keju yang benar. Bahan utamanya keju," pungkas BCL. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Prevalensi obesitas di Indonesia naik menjadi 23,4%. Kemenkes imbau masyarakat cermat pilih pangan olahan dan batasi GGL. Simak panduan lengkapnya di sini.
Tantangan dalam pembentukan kebijakan saat ini adalah adanya pelibatan industri produk makanan dan minuman di balik proses penyusunan kebijakan.
Badan POM juga telah memperkenalkan label Pilihan Lebih Sehat sejak 2019. Sayangnya, label itu dinilai belum mampu secara langsung menunjukkan kadar GGL dalam produk makanan.
Membaca label gizi pada kemasan makanan dan minuman menjadi langkah penting untuk mengontrol asupan gula harian.
Mengonsumsi makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi dapat memicu obesitas serta meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) dan International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) melanjutkan penggarapan tahap pilot project implementasi e-labeling.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved