Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Sutradara Kamila Andini mengungkapkan keinginannya untuk terus membuat karya yang mengisahkan tentang masyarakat Indonesia dengan karakter yang dekat dengan keseharian di Tanah Airnya, termasuk perempuan Indonesia yang dia sebut menantang untuk ditulis.
"Sebagai perempuan Asia Tenggara, karakter kami itu kompleks, tidak banyak menyuarakan pendapat, tidak suka konfrontasi, sering memendam apa yang dirasakan," katanya di bincang-bincang Conversation Series at Asia Lounge, Tokyo Midtown Hibiya yang jadi bagian dari Festival Film Internasional Tokyo (TIFF), ditulis Minggu (7/11).
Kecenderungan tersebut terjadi karena perempuan juga ingin menjadi bagian masyarakat dan diterima dengan tangan terbuka oleh orang-orang di sekitarnya.
Karakter yang dekat dengan keseharian itu tidak mudah untuk ditulis karena sifat-sifat yang lekat dengan pemeran utama atau perempuan protagonis di sebuah film adalah perempuan berani dan progresif, sosok yang mungkin tidak banyak di kehidupan nyata.
"Kebanyakan dari kita tidak seberani itu, kita butuh proses untuk jadi seperti itu," kata sutradara film "Yuni".
Putri sineas Garin Nugroho ini berkeinginan untuk menceritakan perempuan Indonesia yang dekat dengan keseharian, mungkin terlihat rapuh dan lemah, tapi sebetulnya punya kekuatan tersendiri dalam mengejar apa yang diinginkan dalam hidupnya.
Dalam bincang-bincang tersebut, Kamila berdiskusi dengan sutradara perempuan asal Jepang, Yukiko Sode, yang juga mengutarakan kisah apa yang ingin dibuat kelak. Sebagai sutradara yang tinggal di Kanazawa, cukup jauh dari Tokyo, dia berada dalam lingkar pertemanan ibu-ibu rumah tangga setempat yang hidupnya lebih berwarna ketimbang penggambaran di televisi atau film. Dia ingin membuat karya yang mengangkat kisah tentang ibu rumah tangga yang lebih dinamis dan dekat dengan keseharian.
"Mereka biasanya digambarkan secara standard, pandangan kolot, hanya di ruang tamu untuk menghabiskan waktu, tapi dalam kehidupan nyata banyak orang-orang yang menarik dan mereka punya kehidupan sendiri sebelum menikah," kata Yukiko. (Ant/OL-12)
Sambil menunggu bedug magrib, tayangan komedi dan petualangan ringan adalah pilihan terbaik untuk menghabiskan waktu, baik sendiri maupun bareng keluarga.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Bagi Bad Bunny, peran di film Porto Rico merupakan lompatan besar setelah sebelumnya hanya tampil sebagai pemeran pendukung dalam film Bullet Train dan Caught Stealing.
Selama Berlinale, yang berlangsung dari 13 hingga 22 Februari 2026, film Ghost In The Cell dijadwalkan naik layar sebanyak empat kali.
Na Willa bukan sekadar tontonan, melainkan undangan untuk merasakan kembali dunia yang dibangun dengan keberanian anak-anak.
Messi Gusti mengungkapkan perbedaan signifikan saat syuting menggunakan teknologi extended reality (XR) dibandingkan dengan metode motion capture biasa di film Pelangi di Mars.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Sutradara Fajar Martha Santosa ingin memastikan penonton Film Sebelum Dijemput Nenek dapat sepenuhnya tenggelam dalam narasi film tanpa terdistraksi oleh elemen musik vokal.
Film Penerbangan Terakhir menyoroti bagaimana laki-laki sering kali merasa aman di ranah publik saat terlibat hubungan terlarang
Film Suka Duka Tawa mengikuti perjalanan hidup seorang komika muda bernama Tawa yang diperankan oleh Rachel Amanda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved