Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH penampilan sukses Blackpink di serial dokumenter Netflix mereka, BLACKPINK: Light Up The Sky, Blackpink muncul dalam film dokumenter baru.
YG Entertainment mengejutkan para penggemar dengan 'BLACKPINK THE MOVIE', sebuah film untuk memperingati ulang tahun kelima debut girl group itu.
Film tersebut merupakan film dokumenter yang dibintangi oleh keempat anggota Blackpink.
Baca juga: Video Dance Performance Blackpink How You Like That Capai 800 Juta Views di YouTube
Disutradarai Su Yee Jung dan Oh Yoon-Dong dan ditulis oleh Chung Justine dan Lee Mizi, film ini telah diumumkan secara resmi oleh YG Entertainment, 15 Juni lalu, di laman Instagram mereka.
Film ini telah dirilis di 100+ wilayah di ScreenX dan 4DX. Pengumuman tersebut juga menyebutkan tanggal pemutaran tambahan, yang mungkin berbeda untuk tempat yang berbeda.
Film ini telah dirilis empat hari sebelum hari jadi mereka dan mengumpulkan cukup perhatian dari Blinks (nama penggemar Blackpink) di seluruh dunia. Para penggemar sangat senang mengetahui mereka akan dapat menyaksikan film tersebut di layar lebar di dekat mereka.
Beberapa penggemar berspekulasi anggota Blackpink terlihat menangis di akhir film sambil membicarakan mengenai Blinks.
Tidak perlu waktu lama, Jisoo, yang menangis pada akhir film tersebut menimbulkan kehebohan, dengan tagar 'Jisoo Cried' menjadi trending di Twitter.
Para penggemar pun merasa terharu dan emosional.
“Jisoo dan Lisa menangis dan filmnya sangat bagus. Aku selesai menontonnya Tidak ada kata yang bisa menjelaskan betapa aku menyukai @BLACKPINK,” ujar salah seorang Blinks. (OL-1)
Berbeda dengan Legaly Blonde yang berlatar dunia hukum dan universitas, serial Elle akan membawa penonton kembali ke masa SMA.
Megan Domani mengungkapkan bahwa peran Annisa memberikan tantangan tersendiri, terutama dari sisi pendalaman karakter yang memiliki latar belakang keluarga yang kompleks.
Revalina S Temat membagikan pengalamannya menghadapi tuntutan peran yang menguras energi di film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
Bukan sekadar drama rumah tangga biasa, film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? dirancang sebagai sebuah eksplorasi spiritual dan perjalanan batin seorang perempuan.
Beby mengungkap cerita dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo) lahir dari kejadian mistis yang ia alami saat menjalani kehidupan sebagai mahasiswa Indonesia di Korsel.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Pertemuan Tanda Seru dengan Roy Jeconiah bermula dari show kolaborasi di Magelang dan Yogyakarta. Kedekatan di atas panggung memicu gagasan untuk masuk ke studio rekaman.
Dalam seri ini, Pikotaro membayangkan kembali setiap prefektur Jepang melalui sudut pandang yang jenaka, penuh humor, dan eksperimen lintas genre.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved