Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSER musik jazz tidak harus di sebuah ruang tertutup di kota-kota besar. Konser jazz pun bisa dinikmati di kawasan wisata tepi pantai sambil menikmati matahari terbenam di sore hari. Seperti itulah yang diusung dalam Senggigi Sunset Jazz 2019. Acara konser musik jazz yang bisa dinikmati para pecinta musik jazz di tepi pantai, kawasan Senggigi, Nusa Tenggara Barat. Mereka menikmati musik sambil berwisata.
"Kita bernyanyi bersama, bergalau bersama. Sampai bertemu di sana," kata Raisa, salah satu penyanyi yang akan tampil di Senggigi Sunset Jazz (SSJ) 2019 pada 3 November 2019.
Selain Raisa, konser yang akan digelar di kawasan Senggigi, Pantai Kerandangan dengan memanfaatkan suasana matahari terbenam itu juga akan dimeriahkan Ruth Sahanaya, Tompi, Tami Aulia, Suradipa, hingga Betelu.
"Jangan lupa datang ke Senggigi Sunset Jazz, Minggu 3 November 2019," ajak Raisa.
"Kita akan merasakan sedapnya bermusik di pantai," sambung Tompi yang sudah menyiapkan sejumlah lagu pilihan.
Raisa, Ruth, dan Tompi belum mau mengungkap penampilan mereka di SSJ. Mereka mengajak para penikmat musik berdatangan ke SSJ dan bersiap terkejut hingga galau bersama oleh penampilan para musisi berbakat itu. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1 Rizki Handayani mengatakan, setiap destinasi membutuhkan akses, amenitas dan atraksi. Pada dasarnya akses ke Lombok sudah baik dan beragam.
"Ada banyak pilihan moda transportasi ke Lombok," ujarnya.
Untuk faktor pendukung atau amenitas baik akomodasi maupun sarana pendukung lainnya juga sudah sangat memandai, demikian halnya di Lombok Barat, khususnya kawasan Senggigi. Sementara dari sisi atraksi, Lombok Barat punya potensi wisata alam, budaya dan kuliner serta memiliki berbagai macam kegiatan festival mulai dari festival budaya,
festival yang bertajuk kopi hingga festival musik jazz yang menampilkan artis-artis yang ternama.
Senggigi Sunset Jazz 2019 merupakan salah satu atraksi yang dapat menarik wisatawan, tidak hanya mancanegara tetapi juga pergerakan wisatawan nusantara untuk berkunjung ke Lombok pada umumnya dan Lombok Barat pada khususnya, demikian ujar Rizki dalam keterangan resminya, Jumat (1/11).
Setelah dua tahun diselenggarakan bersama Pemkab Lombok Barat dan Nuraga, SSJ terbukti sebagai salah satu atraksi wisata yang ditunggu. Setiap kali penyelenggaraan, SSJ dihadiri ribuan penonton.
Penonton membludak
Project Director Senggigi Sunset Jazz, Nety Rusi, meyakini event tahun ini akan mampu menarik lebih banyak penonton dibanding tahun sebelumnya. Optimisme itu didasari kehadiran musisi berkualitas sebagai penampil, serta lokasi Pantai Kerandangan yang dapat menampung puluhan ribu orang.
"Setiap tahun penonton Senggigi Sunset Jazz selalu naik. Tahun ini saya optimis akan lebih membludak. Karena itu kita cari lokasi yang lebih luas. Disamping juga memaksimalkan suasana untuk menikmati sunset," ungkapnya.
Seperti tahun sebelumnya, penonton akan menikmati suguhan musik jazz secara gratis di Senggigi Sunset Jazz. Rencananya panitia baru akan melakukan ticketing pada tahun depan. Hal ini dikarenakan Lombok masih dalam rangka pemulihan pasca bencana gempa bumi.
baca juga: Gara-Gara Isu Utang, Wonho Pilih Hengkang Dari MONSTA X
"Lombok masih pemulihan, Kita inginnya orang berbondong-bondong dulu ke Lombok. Pariwisata bisa bangkit. Meski sebenarnya sudah banyak yang tanya tiket, tapi kita rencanakan tahun depan," kata Nety.
Senggigi Sunset Jazz tahun ini akan diadakan pada Minggu, 3 November 2019, mulai pukul 16.00. (OL-3)
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Pertemuan Tanda Seru dengan Roy Jeconiah bermula dari show kolaborasi di Magelang dan Yogyakarta. Kedekatan di atas panggung memicu gagasan untuk masuk ke studio rekaman.
Dalam seri ini, Pikotaro membayangkan kembali setiap prefektur Jepang melalui sudut pandang yang jenaka, penuh humor, dan eksperimen lintas genre.
Star Flower dari Chilli Beans mencoba menerjemahkan berbagai manifestasi "cahaya" yang menjadi inti cerita anime Love Through a Prism.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved