Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Dunia di Washington, Bahas Kemitraan Strategis

Andhika Prasetyo
21/2/2026 07:04
Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Dunia di Washington, Bahas Kemitraan Strategis
CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, CIO BPI Danantara Pandu Sjahrir, dan Ketua Kadin Indonesia Anindya Bakrie di Washington DC, Amerika Serikat.(Antara)

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan pimpinan dari 12 perusahaan investasi terbesar dunia dalam upaya memperkuat kemitraan strategis, dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Operating Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani, menyebut total aset kelolaan (asset under management/AUM) dari 12 perusahaan tersebut mencapai sekitar US$16 triliun setara Rp270 kuadriliun.

“Kita baru saja selesai sesi Bapak Presiden bertemu langsung dengan 12 perusahaan investasi terbesar di dunia. Total asset under management yang dikumpulkan kurang lebih 16 triliun dolar AS,” ujar Rosan kepada wartawan usai pertemuan.

Pertemuan yang berlangsung hampir dua jam itu membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan iklim investasi Indonesia, stabilitas ekonomi dan politik, hingga arah kebijakan pembangunan ke depan.

Dalam diskusi tersebut, para investor global juga memberikan masukan terkait konsistensi kebijakan, penegakan hukum, pengembangan pasar modal, serta berbagai risiko terukur yang perlu diantisipasi.

Fokus pada Teknologi hingga Energi Terbarukan

Sejumlah sektor menjadi fokus potensi kerja sama, antara lain teknologi, energi terbarukan, infrastruktur, real estat, ekonomi digital, serta pengembangan kewirausahaan.

“Diskusinya very fruitful, very productive,” kata Rosan.

Ia menambahkan, selama ini perusahaan investasi global tersebut dinilai belum mengoptimalkan potensi investasi di Indonesia.

Dengan kehadiran Danantara, menurut Rosan, peluang kolaborasi semakin terbuka karena dapat berperan sebagai mitra lokal bagi investor internasional.

“Dengan kehadiran Danantara ini mereka juga mempunyai potensi sebagai local partner dan itu memberikan kenyamanan dan confidence,” ujarnya.

Minat Investor Meningkat

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menyebut minat investor global untuk berinvestasi di Indonesia terus meningkat, termasuk penjajakan pembukaan kantor perwakilan di dalam negeri. Ia mengatakan pembahasan dengan 12 perusahaan tersebut telah mengarah pada kemitraan konkret, meski belum diumumkan secara resmi.

“Ini semua sudah merupakan partnership yang nantinya pada saat waktunya akan kita sebutkan,” kata Pandu.

Para pimpinan perusahaan yang hadir berasal dari berbagai pusat keuangan dunia seperti Los Angeles, New York, London, hingga Eropa.

Meski tidak merinci seluruh perusahaan, Rosan dan Pandu menyebut beberapa investor yang hadir, termasuk pemilik mayoritas klub olahraga besar seperti Chelsea, Los Angeles Lakers, dan Los Angeles Dodgers. Selain itu, terdapat pula investor besar di perusahaan riset kecerdasan artifisial OpenAI.

“Salah satunya investor terbesar di OpenAI. Mereka melihat bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi sektor-sektor di Indonesia,” ujar Pandu.

Rosan menambahkan Presiden Prabowo mengapresiasi kehadiran langsung para CEO dan presiden perusahaan global tersebut. Menurutnya, partisipasi pimpinan tertinggi menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap prospek investasi Indonesia.

“Yang datang ini benar-benar level CEO atau presidennya langsung,” kata Rosan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya