Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026. Namun, ekonomi Indonesia dinilai tetap memiliki daya tahan dengan prospek pertumbuhan yang relatif solid.
Kepala Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina, mengatakan bahwa dinamika global tahun ini ditandai oleh eskalasi konflik geopolitik di sejumlah kawasan serta ketidakpastian arah kebijakan moneter global.
“Risiko geopolitik meningkat, mulai dari konflik di Venezuela dan Iran hingga ketegangan antara Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Di sisi lain, perlambatan ekonomi global masih mendominasi,” ujarnya saat ditemui, Kamis (29/1).
Meski demikian, dampak geopolitik terhadap harga komoditas dinilai masih terbatas karena lemahnya permintaan global. Harga minyak relatif terjaga, sementara harga CPO dan sejumlah komoditas ekspor utama Indonesia masih cenderung melemah.
Dian menuturkan, kinerja perdagangan Indonesia diperkirakan tetap mencatat surplus pada 2026, meski lebih moderat dibandingkan 2025 yang terdorong oleh fenomena front loading ekspor akibat antisipasi tarif.
Dari sisi investasi, arus modal asing masih menghadapi tantangan. Pertumbuhan foreign direct investment (FDI) dinilai terbatas, sementara volatilitas pasar keuangan global turut memengaruhi pasar obligasi, saham, dan nilai tukar rupiah.
Kendati demikian, Bank Mandiri tetap optimistis terhadap prospek domestik. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 5,2%, ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, stimulus fiskal pemerintah, serta potensi pelonggaran kebijakan moneter.
“Ekonomi Indonesia masih cukup resilien. Konsumsi mulai membaik, inflasi relatif terkendali, dan likuiditas perbankan tetap terjaga. Namun, kehati-hatian tetap diperlukan karena kondisi global sangat tidak terprediksi,” kata Dian.
Ia menegaskan, menjaga kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat menjadi kunci agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap berlanjut di tengah tekanan global yang berkelanjutan. (E-3)
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
Indonesia berada pada situasi psikologis publik yang menarik. Survei Ipsos awal tahun menunjukkan optimisme masyarakat Indonesia mencapai sekitar 90 persen
Sebuah instalasi seni interaktif dibangun untuk menerjemahkan filosofi investasi Sucor AM ke dalam pendekatan yang strategis dan mudah dipahami.
Kawasan timur Jakarta terus menguat sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional. Kabupaten Bekasi mencatat realisasi investasi mencapai Rp61,8 triliun.
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved