Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tanggap Bencana, Bantuan Pangan Ditambah 3 Kali Lipat

Ihfa Firdausya
03/12/2025 22:29
Tanggap Bencana, Bantuan Pangan Ditambah 3 Kali Lipat
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.(Dok. Antara)

PEMERINTAH memastikan kebutuhan pangan masyarakat aman di tengah bencana banjir, longsor, dan wilayah terisolir di Sumatra Utara. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, stok cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan diperkuat hingga tiga kali lipat demi menjamin tidak ada satu pun warga yang kekurangan pangan.

Hal itu disampaikan Amran saat turun langsung meninjau lokasi terdampak di Tapanuli Tengah, Rabu (3/12).

“Kami sudah siapkan beras tiga kali lipat dari kebutuhan. Permintaan pak gubernur (Sumut) langsung kami setujui. Kami siapkan 5.000 ton dan cadangan 10.000 ton agar tidak ada kekurangan. Pemerintah pusat tidak akan biarkan satu orang pun kekurangan beras,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi.

Amran menyampaikan bahwa seluruh mobilisasi pangan dilakukan terkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota. Hal itu yerutama untuk wilayah yang masih terisolir akibat akses yang terputus.

“Nanti akan ditangani detail melalui koordinasi pak gubernur, bupati, TNI AU, TNI AL, dan Polri. Yang jelas, pangan tersedia,” ujarnya.

Untuk bantuan sebesar Rp75 miliar, Amran menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, telur, mie, roti, dan lainnya. Namun mempertimbangkan kondisi darurat dan masukan dari pemerintah daerah serta unsur TNI, pengiriman pertama diubah menjadi makanan siap saji.

“Kami langsung telepon Jakarta dan meminta agar kiriman pertama berupa makanan siap saji,” jelas Amran.

Dengan kolaborasi yang kuat di lapangan, mentan memastikan seluruh bantuan pangan darurat terus digelontorkan sesuai kebutuhan daerah. Menurutnya, pemerintah pusat akan terus berada di lapangan hingga masa tanggap darurat selesai.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian/Kepala Bapanas Amran atas respons cepat dalam menangani kebutuhan pangan warga terdampak, serta persoalan petani yang mengalami gagal panen akibat sawah tertimbun lumpur. 

“Terima kasih Pak Menteri yang sudah turun langsung. Solusi cepat disampaikan langsung di lapangan, termasuk persoalan petani yang gagal panen. Pemerintah pusat menanggung semuanya. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Bobby.

Ia menjelaskan, dari 17 kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor, Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan jumlah kawasan terisolir terbanyak. Meski empat jalur darat sempat tertutup, satu jalur kini sudah dapat dilalui kendaraan roda 4. 

Namun untuk percepatan distribusi, jalur udara tetap menjadi tumpuan. Sementara sebagian bantuan pangan akan dikirim melalui laut dari Pelabuhan Sibolga. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik