Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan kebutuhan pangan masyarakat aman di tengah bencana banjir, longsor, dan wilayah terisolir di Sumatra Utara. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, stok cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan diperkuat hingga tiga kali lipat demi menjamin tidak ada satu pun warga yang kekurangan pangan.
Hal itu disampaikan Amran saat turun langsung meninjau lokasi terdampak di Tapanuli Tengah, Rabu (3/12).
“Kami sudah siapkan beras tiga kali lipat dari kebutuhan. Permintaan pak gubernur (Sumut) langsung kami setujui. Kami siapkan 5.000 ton dan cadangan 10.000 ton agar tidak ada kekurangan. Pemerintah pusat tidak akan biarkan satu orang pun kekurangan beras,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi.
Amran menyampaikan bahwa seluruh mobilisasi pangan dilakukan terkoordinasi dengan TNI, Polri, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota. Hal itu yerutama untuk wilayah yang masih terisolir akibat akses yang terputus.
“Nanti akan ditangani detail melalui koordinasi pak gubernur, bupati, TNI AU, TNI AL, dan Polri. Yang jelas, pangan tersedia,” ujarnya.
Untuk bantuan sebesar Rp75 miliar, Amran menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, telur, mie, roti, dan lainnya. Namun mempertimbangkan kondisi darurat dan masukan dari pemerintah daerah serta unsur TNI, pengiriman pertama diubah menjadi makanan siap saji.
“Kami langsung telepon Jakarta dan meminta agar kiriman pertama berupa makanan siap saji,” jelas Amran.
Dengan kolaborasi yang kuat di lapangan, mentan memastikan seluruh bantuan pangan darurat terus digelontorkan sesuai kebutuhan daerah. Menurutnya, pemerintah pusat akan terus berada di lapangan hingga masa tanggap darurat selesai.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian/Kepala Bapanas Amran atas respons cepat dalam menangani kebutuhan pangan warga terdampak, serta persoalan petani yang mengalami gagal panen akibat sawah tertimbun lumpur.
“Terima kasih Pak Menteri yang sudah turun langsung. Solusi cepat disampaikan langsung di lapangan, termasuk persoalan petani yang gagal panen. Pemerintah pusat menanggung semuanya. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Bobby.
Ia menjelaskan, dari 17 kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor, Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan jumlah kawasan terisolir terbanyak. Meski empat jalur darat sempat tertutup, satu jalur kini sudah dapat dilalui kendaraan roda 4.
Namun untuk percepatan distribusi, jalur udara tetap menjadi tumpuan. Sementara sebagian bantuan pangan akan dikirim melalui laut dari Pelabuhan Sibolga. (H-3)
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
APCI memprediksi setelah periode Imlek, harga cabai rawit merah akan bergerak turun secara bertahap.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan hasil sidak menunjukkan kondisi harga relatif stabil dan pasokan tersedia.
Tradisi mudik yang memacu mobilitas masyarakat juga perlu disiapkan sejak dini.
Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional per 6 Januari 2026, komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, gula, dan daging sapi masih mencukupi untuk tiga bulan ke depan.
"Kepada para pelaku usaha pangan, mohon harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah dapat dipedomani, khususnya selama Ramadan sampai Idulfitri."
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved