Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Purbaya Minta Pakaian Impor Bekas Dicacah Ulang

Ihfa Firdausya
14/11/2025 16:24
Purbaya Minta Pakaian Impor Bekas Dicacah Ulang
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan)(Antara Foto)

Menteri Keuangan atau Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pakaian impor bekas dan tas bekas atau balpres akan dimanfaatkan dengan dicacah ulang. Sebab, apabila dimusnahkan harga barang itu tak murah. Ia menyebut satu kontainer sekitar Rp12 juta. 

Selain itu, menurut Purbaya Presiden Prabowo Subianto juga memberi arahan agar pakaian bekas impor tersebut tidak dibakar begitu saja.

"Ini juga arahan presiden, mesti dimanfaatkan, katanya. Jangan dibakar begitu saja," kata Purbaya di Jakarta, Jumat (14/11).

Ia menuturkan sudah berkoordinasi dengan Asosiasi Garment dan Tekstil Indonesia (AGTI) soal hal ini. 

"Kita pikir-pikir, bagaimana Pak (Presiden), boleh gak kita cacah ulang? Boleh, katanya. Jadi kita ketemu dengan AGTI menawarkan," ucap dia. 

Asosiasi itu, sambung Purbaya menyanggupi mencacah ulang balpres itu. Pakaian-pakaian bekas impor nantinya akan dikeluarkan dari gudang untuk bahan baku. Dengan demikian, bahan baku itu bisa dimanfaatkan oleh pengusaha kecil atau UMKM.

"Bisa dipakai untuk bahan baku industri dalam bentuk benang dan lain-lain," terang dia. 

Adapun distribusi bahan baku yang berasal dari daur ulang pakaian bekas akan dilakukan melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Direktorat Bea dan Cukai sudah menahan pelaku pakaian impor ilegal dengan beberapa balpres dimusnahkan bersama tim gabungan. Pada periode 2024-2025, terdapat 17.200 bal yang ditahan oleh bea cukai atau sekitar 8,6 juta lembar pakaian. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya