Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai kebijakan redenominasi rupiah perlu dijalankan dengan transisi bertahap agar tidak menimbulkan gangguan terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan peta jalan (roadmap) yang komprehensif, mencakup tahapan konversi dari uang lama ke uang baru serta strategi sosialisasi yang efektif bagi masyarakat.
“Kami ingin kebijakan ini berjalan hati-hati dan tidak menimbulkan gangguan di lapangan. Fokus utamanya adalah kejelasan tahapan dan kesiapan masyarakat,” ujar Misbakhun di Jakarta, Selasa.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi publik, terutama kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan paling merasakan dampak perubahan nominal harga akibat redenominasi.
Sebagai langkah antisipasi, Misbakhun mengusulkan agar pemerintah melalui Bank Indonesia (BI) melakukan uji coba terbatas (pilot project) sebelum kebijakan diterapkan secara penuh.
“Yang paling penting, Bank Indonesia harus memastikan stabilitas inflasi dan sistem pembayaran tetap terjaga selama proses perubahan berlangsung,” tegasnya.
Lebih lanjut, Misbakhun memastikan bahwa DPR siap membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi Rupiah, yang akan menyederhanakan nominal uang dari Rp1.000 menjadi Rp1, sebagai bagian dari modernisasi sistem keuangan nasional.
“Pada prinsipnya, kami menyambut baik rencana redenominasi ini. Kami siap membahasnya sepanjang seluruh aspek teknis, transisi, dan kesiapan publik telah dipertimbangkan dan dipersiapkan secara matang,” katanya.
Ia menjelaskan, redenominasi dapat mempermudah transaksi dan pencatatan keuangan, namun pelaksanaannya harus dirancang dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
“DPR berkomitmen mengawal pembahasan RUU ini agar redenominasi dapat diterapkan dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi perekonomian nasional. Kami juga ingin memastikan kebijakan ini tidak menimbulkan beban baru bagi rakyat,” tutup Misbakhun. (Ant/E-3)
Direktur Utama BEI Iman Rachman menjelaskan, penyederhanaan digit rupiah akan berdampak langsung terhadap struktur harga saham.
Upaya penyederhanaan mata uang ini sebenarnya sudah digulirkan sejak 2010 oleh Bank Indonesia dan masuk dalam Prolegnas Prioritas 2013, namun belum juga terealisasi hingga kini.
COO Danantara, Dony Oskaria, menyatakan sikap percaya terhadap kebijakan pemerintah redenominasi rupiah dan menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan mengganggu iklim investasi.
KETUA Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menegaskan bahwa DPR siap membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi Rupiah.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi rupiah tidak akan dilakukan dalam waktu dekat, baik tahun ini maupun tahun depan.
EKONOM Indef Rizal Taufikurahman, menilai probabilitas pelemahan rupiah di awal perdagangan cukup tinggi seiring meningkatnya konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat.
Mata uang rupiah ditutup melemah ke 16.787 per dolar AS (27/2). Ketegangan Iran-AS dan tarif panel surya 104% jadi pemicu utama. Simak ulasan lengkapnya.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.829 per dolar AS pada 24 Februari 2026. Simak analisis penyebab tekanan eksternal dan proyeksi suku bunga The Fed di sini.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved