Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa beberapa waktu lalu mengungkapkan rencana redenominasi atau penyederhanaan nilai mata uang rupiah dari Rp1.000 menjadi Rp1.
Menanggapi hal tersebut, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan sikap percaya terhadap kebijakan pemerintah dan menegaskan bahwa langkah tersebut tidak akan mengganggu iklim investasi.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya sama sekali tidak merasa khawatir dengan wacana kebijakan redenominasi tersebut karena meyakini setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah telah melewati pertimbangan matang.
“Oh tidak sama sekali (khawatir), sama sekali tidak. Karena buat kita apapun yang dilakukan oleh pemerintah itu pasti sesuatu yang baik dan sudah dipikirkan, jadi tidak mungkin mengambil satu kebijakan tanpa dipikirkan,” kata Dony saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Selasa (11/11).
Lebih lanjut, Dony juga mengatakan bahwa publik tidak perlu meragukan keputusan pemerintah. Pasalmya, wacana redenominasi yang diangkat oleh Menkeu Purbaya tentunya telah melewati kajian komprehensif.
“Oh, saya rasa tentu sudah dipikirkan oleh pemerintah jadi sebaiknya ditanya sama Pak Menkeu (Purbaya Yudhi Sadewa), tentu sudah ada kajian yang mendalam, (jadi) tidak usah khawatir. Semua pasti yang dilakukan oleh pemerintah pasti yang terbaik enggk mungkin melakukan sesuatu yang tidak terbaik untuk masyarakat,” beber dia.
Sebelumnya, Purbaya memastikan redenominasi rupiah tidak akan diterapkan di tahun ini maupun tahun depan. Meski penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Redenominasi masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) Kementerian Keuangan 2025-2029, nantinya Bank Indonesia lah yang akan menentukan kapan waktu yang tepat untuk dapat menerapkan kebijakan ini. (Fal/M-3)
Danantara selalu menerapkan studi kelayakan (feasibility study) serta asesmen menyeluruh dari setiap rencana investasi yang dilakukan, termasuk terhadap sektor tekstil.
Indonesia kembali berada di persimpangan strategis antara penguatan kapasitas negara untuk pembangunan jangka panjang atau konsolidasi kekuasaan ekonomi.
MENTERI Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani optimistis akan investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN).
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyerahkan 90 unit Huntara di Aceh Tamiang. Sinergi BUMN Danantara sediakan hunian layak pasca-bencana.
Banjir susulan masih mengancam sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatra.
Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dana untuk pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, Sumbar.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak
Jika muncul pihak yang ingin membungkam Purbaya, kata Rizal, itu sesungguhnya bukan persoalan pribadi, melainkan pertarungan ide antara transparansi dan kenyamanan politik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved