Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 17 Maret 2026, dibuka menguat tipis ke level Rp16.965 per dolar AS. Penguatan ini membawa harapan baru bagi mata uang Garuda setelah sebelumnya hampir menyentuh level psikologis Rp17.000 akibat sentimen negatif dari konflik Timur Tengah.
Berdasarkan data pasar spot pukul 09.05 WIB, rupiah menguat 0,12% dibandingkan penutupan hari sebelumnya di posisi Rp16.997. Sementara itu, kurs JISDOR Bank Indonesia (BI) dipatok pada angka Rp16.990 per dolar AS.
Penguatan terbatas ini terjadi di tengah penantian pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. Mayoritas analis memprediksi BI akan tetap menahan BI Rate di level 4,75%. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga daya tarik aset keuangan domestik dan menahan arus modal keluar (capital outflow) di tengah ketidakpastian global.
Secara global, indeks dolar AS (DXY) terpantau masih cukup kuat di level 99,92. Namun, meredanya kekhawatiran terkait penutupan total Selat Hormuz memberikan sedikit kelegaan bagi pasar energi, yang secara tidak langsung mengurangi tekanan inflasi impor bagi Indonesia.
Berbanding terbalik dengan rupiah, harga emas batangan Antam hari ini justru mencatatkan penurunan. Berikut rinciannya:
| Mata Uang | Simbol | Nilai Tukar (IDR) |
|---|---|---|
| Dolar Amerika Serikat | USD | Rp16.965 |
| Dolar Singapura | SGD | Rp12.645 |
| Euro | EUR | Rp18.420 |
| Yen Jepang | JPY | Rp114,20 |
Analis memperkirakan rupiah akan bergerak di rentang Rp16.900 hingga Rp17.050 sepanjang hari ini. Fokus utama tetap pada pernyataan gubernur Bank Indonesia mengenai prospek pertumbuhan ekonomi dan strategi stabilisasi nilai tukar menjelang periode libur panjang Lebaran 2026.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Kurs rupiah ditutup melemah ke 16.997 per dolar AS pada Senin (16/3/2026). Simak analisis penyebab pelemahan terkait geopolitik dan inflasi AS di sini.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS hari ini 13 Maret 2026 diprediksi melemah di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Kurs Rupiah terhadap Dolar AS hari ini 13 Maret 2026 diprediksi melemah di kisaran Rp16.850 - Rp16.950 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah.
Ia memaparkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak perang Israel-AS vs Iran tercatat sebesar 0,3%.
Nilai tukar rupiah Senin, 9 Maret 2026 jebol ke level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan di Timur Tengah.
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS hari ini, Jumat 6 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.870 akibat tekanan yield obligasi AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved