Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar Mata Uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (13/3/2026) masih dibayangi tren pelemahan. Mata uang Garuda terpantau bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp16.950 per dolar AS seiring dengan tingginya ketidakpastian ekonomi global akibat konflik di Timur Tengah.
Kondisi pasar keuangan hari ini sangat dipengaruhi oleh eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Ancaman blokade di Selat Hormuz telah memicu lonjakan harga minyak mentah dunia hingga melampaui angka US$100 per barel. Hal ini memicu kekhawatiran inflasi global yang lebih tinggi dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.
Selain faktor eksternal, investor juga bersikap hati-hati menunggu rilis data inflasi PCE dari Amerika Serikat yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed di masa mendatang.
| Referensi Kurs | Nilai Tukar (IDR) | Status |
|---|---|---|
| Bank Indonesia (Jisdor) | Rp16.899 - Rp16.951 | Melemah |
| Pasar Spot | Rp16.893 | Tertekan |
| Kurs Jual Bank (BCA) | Rp16.925 | Stabil |
Rupiah diprediksi akan tetap fluktuatif dengan kecenderungan melemah tipis pada penutupan perdagangan sore nanti. Intervensi Bank Indonesia di pasar DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward) diharapkan mampu menjaga agar nilai tukar tidak menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Ia memaparkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak perang Israel-AS vs Iran tercatat sebesar 0,3%.
Nilai tukar rupiah Senin, 9 Maret 2026 jebol ke level psikologis Rp17.000 per dolar AS akibat lonjakan harga minyak dunia dan ketegangan di Timur Tengah.
Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS hari ini, Jumat 6 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.870 akibat tekanan yield obligasi AS.
Kurs Rupiah hari ini 23 Januari 2026 menguat ke level Rp16.800-an per dolar AS setelah sempat tertekan hebat mendekati level psikologis Rp17.000.
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah berpotensi melemah hingga level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (AS)
Nilai tukar rupiah melemah ke level 16.893 per dolar AS. Lonjakan harga minyak akibat blokade Selat Hormuz oleh Iran jadi pemicu utama. Simak analisisnya.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Ia memaparkan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sejak perang Israel-AS vs Iran tercatat sebesar 0,3%.
Rupiah ditutup melemah ke 16.886 per dolar AS hari ini (11/3). Simak analisis dampak geopolitik Timur Tengah dan kebijakan Bank Indonesia terhadap kurs.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved