Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Kurs Rupiah 9 Maret 2026: Terpuruk ke Rp17.000 per Dolar AS, Efek Konflik Iran

Basuki Eka Purnama
09/3/2026 09:55
Kurs Rupiah 9 Maret 2026: Terpuruk ke Rp17.000 per Dolar AS, Efek Konflik Iran
Seorang warga memperlihatkan uang pecahan rupiah baru ditukarkan pada mobil layanan Kas Keliling Bank Indonesia di Masjid At-Tin, Jakarta, Rabu (25/2/2026).(ANTARA/Asprilla Dwi Adha)

NILAI tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan hebat pada perdagangan awal pekan, Senin (9/3/2026). Mata uang Garuda terperosok hingga melewati level psikologis baru di angka Rp17.000 per dolar AS, dipicu oleh memanasnya konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak mentah global.

Berdasarkan data pasar spot pada pukul 09.02 WIB, rupiah dibuka melemah signifikan ke level Rp17.010 per dolar AS. Angka ini menunjukkan pelemahan sekitar 0,5% dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (6/3) yang berada di level Rp16.925.

Faktor Pemicu Utama

Kondisi pasar keuangan global saat ini sedang dalam mode risk-off, di mana investor cenderung menghindari aset berisiko di negara berkembang dan beralih ke aset aman (safe haven).

  • Ketegangan Geopolitik: Konflik antara Iran dengan AS dan Israel yang semakin memanas menimbulkan kekhawatiran gangguan jalur logistik energi global.
  • Harga Minyak Dunia: Harga minyak mentah Brent telah menembus angka US$100 per barel, bahkan sempat menyentuh US$111 per barel pada Senin pagi.
  • Sentimen Domestik: Penurunan outlook ekonomi Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional turut memberikan tekanan tambahan bagi nilai tukar.
Statistik Kurs Asia (9 Maret 2026):
Mata Uang Pergerakan
Rupiah Indonesia Lemah 0,56%
Peso Filipina Lemah 1,11%
Baht Thailand Lemah 0,90%
Dolar Hong Kong Kuat 0,09%

Prediksi Pasar

Analis memproyeksikan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.100 per dolar AS sepanjang hari ini. Fokus pasar tertuju pada kebijakan moneter Bank Indonesia dalam melakukan intervensi di pasar valas dan pasar obligasi guna meredam volatilitas yang terlalu tajam.

Selain rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga dilaporkan dibuka memerah, terkoreksi hingga 3,95% ke level 7.285 pada pembukaan perdagangan pagi ini.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya