Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (5/3/2026) sore. Tekanan terhadap mata uang Garuda dipicu oleh meningkatnya risiko perang terbuka di Timur Tengah serta sentimen negatif dari penurunan outlook rating utang Indonesia oleh Fitch Ratings.
Mengutip data pasar spot, rupiah melemah 13 poin atau 0,08 persen ke level 16.905 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 16.892 per dolar AS. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia mencatat penguatan tipis ke level Rp16.886 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menjelaskan bahwa pelemahan Rupiah hari ini sangat dipengaruhi oleh tren peningkatan indeks dolar yang mendekati level 100. Hal ini merupakan dampak langsung dari ketegangan militer antara AS-Israel dengan Republik Islam Iran.
Situasi di Teheran dilaporkan kian genting setelah konfirmasi gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dalam serangan udara. Sebagai balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan gelombang rudal balistik ke fasilitas militer AS dan wilayah Israel, yang memicu kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan energi global dan stabilitas ekonomi regional.
Seiring meningkatnya risiko geopolitik, investor beralih ke aset safe haven. Harga emas Antam hari ini melonjak Rp4.000 menjadi Rp3.049.000 per gram. Lonjakan ini mencerminkan tingginya permintaan terhadap perlindungan nilai di tengah ketidakpastian perang.
Dari sisi domestik, pasar keuangan Indonesia menghadapi tantangan tambahan setelah lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, menurunkan outlook rating Indonesia dari 'Stabil' menjadi 'Negatif'. Langkah ini mengikuti jejak Moody's yang sebelumnya juga menyatakan kekhawatiran atas ketidakpastian kebijakan fiskal di bawah pemerintahan saat ini.
Meski demikian, pelemahan Rupiah lebih dalam berhasil tertahan oleh minat investor terhadap Surat Berharga Negara (SBN). "Obligasi pemerintah masih menawarkan yield yang cukup menarik dan likuiditasnya masih tinggi," ujar Rully Nova.
Tercatat adanya penurunan yield pada berbagai tenor obligasi, yang menandakan adanya aksi beli dari pelaku pasar:
| Tenor Obligasi | Penurunan Yield (bps) |
|---|---|
| 7 Tahun | 4,4 bps |
| 8 Tahun | 4,1 bps |
| 9 Tahun | 3,1 bps |
| 10 Tahun | 2,1 bps |
Rupiah melemah dipicu oleh pelarian modal ke aset aman (flight to quality) akibat risiko perang terbuka antara AS-Israel dan Iran, serta sentimen negatif dari penurunan outlook rating Indonesia oleh Fitch.
Berdasarkan penutupan pasar spot 5 Maret 2026, Rupiah berada di level Rp16.905 per dolar AS.
Perang dapat memicu kenaikan harga minyak mentah dunia, meningkatkan beban subsidi energi APBN, dan menekan nilai tukar Rupiah akibat penguatan indeks dolar AS.
Disclaimer: Pergerakan nilai tukar dan harga komoditas bersifat dinamis. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
Warga menukarkan uang pecahan rupiah untuk kebutuhan Lebaran di Jakarta.
Nilai tukar rupiah melemah ke 16.892 per dolar AS dipicu eskalasi konflik Iran dan revisi outlook Fitch Ratings terhadap Indonesia menjadi negatif.
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini mengingatkan pemerintah bahwa serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
EKONOM Indef Rizal Taufikurahman, menilai probabilitas pelemahan rupiah di awal perdagangan cukup tinggi seiring meningkatnya konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat.
Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke Rp16.828 per dolar AS hari ini, Kamis (12/2). Simak analisis ICDX terkait dampak Nonfarm Payroll AS terhadap kurs domestik.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas melemahnya nilai tukar rupiah.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme bahwa nilai tukar rupiah akan segera berbalik menguat.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia.
Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah berpotensi melemah hingga level Rp17.100 per dolar Amerika Serikat (AS)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved