Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dipicu oleh spekulasi pasar mengenai potensi terganggunya independensi Bank Indonesia (BI). Isu tersebut mencuat seiring wacana pengisian posisi Deputi Gubernur BI oleh Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono. Thomas diketahui merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto, putra Biantiningsih Miderawati yang merupakan kakak kandung Presiden Prabowo Subianto.
Sementara, rupiah hari ini, pada perdagangan Senin (19/1) sore, ditutup melemah 68 poin ke level Rp16.955 per dolar Amerika Serikat (AS), mendekati angka psikologis Rp17.000 per dolar AS.
“Orang spekulasi independensinya (BI) akan hilang. Saya pikir tidak akan begitu,” ujar Purbaya di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (19/1).
Ia menegaskan, pergerakan nilai tukar rupiah pada dasarnya ditentukan oleh fundamental ekonomi. Menurutnya, selama fondasi ekonomi dijaga dengan baik, pelemahan rupiah bersifat sementara dan akan kembali menguat.
“Nanti kalau begitu insaf, rupiahnya langsung menguat lagi, karena fondasi ekonominya kita jaga supaya semakin membaik ke depan. Pertumbuhan ekonomi juga akan semakin cepat,” katanya.
Bendahara Negara menjelaskan, upaya menjaga fondasi ekonomi dilakukan dengan berbagai upaya. Pertama, memastikan likuiditas sistem keuangan tetap memadai, yang telah disepakati untuk dijaga bersama oleh otoritas terkait. Kedua, mempercepat realisasi belanja pemerintah sejak awal tahun agar mampu mendorong aktivitas ekonomi.
"Dengan likuiditas yang cukup, sektor-sektor ekonomi diharapkan berjalan (optimal)," katanya.
Selain itu, pemerintah juga berfokus memperbaiki iklim investasi melalui pembentukan satuan tugas debottlenecking atau menghilangkan hambatan. Upaya ini, kata Purbaya, mencakup pembenahan sisi penawaran dan permintaan ekonomi, investasi, serta sinkronisasi kebijakan moneter, fiskal, dan sektor riil.
Purbaya optimistis target pertumbuhan ekonomi 6% dapat dicapai. “Taget 6% itu tidak terlalu sulit. Tahun ini bisa, karena respon ekonomi terhadap stimulus memang cenderung agak lambat, sekitar beberapa bulan, (baru terlihat dampaknya),” ujarnya.
Ia menambahkan, indikasi pemulihan sudah mulai terlihat sejak awal tahun. Aktivitas ekonomi pada Januari dinilai lebih bergairah dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
Purbaya juga menyinggung kinerja pasar saham yang terus menguat. Menurutnya, kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencerminkan kepercayaan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi ke depan.
“IHSG naik bukan karena pemain pasar bodoh. Mereka orang-orang pintar. IHSG sekarang all time high di level 9.133,” katanya.
Ia menilai investor, termasuk investor asing, melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi ekonomi, prospek investasi, serta arah kebijakan pemerintah sebelum menentukan posisi. Hal tersebut tercermin dari arus modal asing yang tercatat positif dalam tiga bulan terakhir.
Dalam kesempatan sama, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae berpandangan, pelemahan rupiah merupakan salah satu risiko pasar yang harus dihadapi oleh industri perbankan.
Menurutnya, dampak pelemahan rupiah perlu dinilai secara individual oleh masing-masing bank sesuai dengan profil risikonya.
Ia menjelaskan, setiap bank akan melakukan asesmen termasuk melalui uji ketahanan (stress test) untuk mengukur sejauh mana tekanan yang ditimbulkan terhadap kinerja perbankan.
"Tentu ada semacam stress test, di mana masing-masing bank juga akan melakukan itu," ucapnya.
Penilaian tersebut dilakukan secara rutin oleh perbankan, sejalan dengan pengawasan yang juga dilakukan oleh OJK. (E-3)
Nilai tukar Mata Uang Rupiah hari ini (12/3/2026) melemah 0,34% ke level Rp16.906 per Dolar AS. Simak analisis pergerakan kurs terbaru di sini.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa di Jakarta bergerak menguat 63 poin atau 0,37% menjadi Rp16.886 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, dibuka melemah 58 poin atau 0,34% menjadi Rp16.930 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Rabu tercatat melemah 19 poin atau sekitar 0,11% ke level Rp16.848 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini, Rabu 25 Februari 2026, dibuka melemah ke level Rp16.848. Ketidakpastian global menjadi pemicu utama.
Nilai tukar Mata Uang Rupiah pada Selasa pagi (24/2/2026) melemah 10 poin ke level Rp16.835 per dolar AS. Simak analisis penyebab pelemahan rupiah hari ini.
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan harga BBM tak akan naik hingga akhir 2026 meski minyak dunia tembus US$100. Simak jaminan kekuatan APBN di sini.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa deteksi 10 perusahaan lakukan underinvoicing. Kebocoran penerimaan negara segera ditutup demi target fiskal 2026.
Purbaya juga melihat saat ini belum ada urgensi penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melebarkan defisit APBN.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pastikan restrukturisasi utang Whoosh rampung. Keputusan final kini ada di tangan Presiden Prabowo Subianto. Cek selengkapnya!
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui wacana pelebaran defisit APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved