Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Rupiah Kian Loyo, Melemah Delapan Hari Beruntun ke Level Rp16.848 per Dolar AS

Basuki Eka Purnama
12/1/2026 09:40
Rupiah Kian Loyo, Melemah Delapan Hari Beruntun ke Level Rp16.848 per Dolar AS
Ilustrasi--Petugas teller menata uang pecahan dolar Amerika Serikat dan rupiah Indonesia di tempat penukaran mata uang Ayumas Gunung Agung, Jakarta.(MI/Susanto)

NILAI tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali dibuka melemah pada perdagangan Senin, 12 Januari 2026. Mengutip data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp16.848 per dolar AS, menyusut 0,17% dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu yang berada di posisi Rp16.819.

Pelemahan ini menandai tren negatif rupiah yang telah berlangsung selama delapan hari perdagangan berturut-turut sejak awal tahun 2026. Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) juga tercatat melemah ke level Rp16.834 per dolar AS.

Daftar Kurs Mata Utama Hari Ini (12 Januari 2026)

Mata Uang Simbol Kurs Jual (Rp) Kurs Beli (Rp)
Dolar Amerika Serikat USD 16.885 16.716
Euro EUR 19.720 19.520
Dolar Singapura SGD 13.154 13.018
Yen Jepang (100) JPY 10.792 10.681
Poundsterling Inggris GBP 22.706 22.474

Mengapa Rupiah Terus Tertekan?

Analis pasar uang menilai ada dua faktor utama yang membuat rupiah sulit keluar dari zona merah pada awal tahun ini:

  • Defisit Fiskal Domestik: Melebarnya defisit APBN 2025 yang mencapai Rp695,1 triliun per akhir Desember lalu memberikan persepsi negatif bagi investor terhadap ketahanan fiskal Indonesia di tahun 2026.
  • Sentimen Global & Geopolitik: Ketegangan geopolitik di Amerika Latin serta ketidakpastian arah suku bunga The Fed pasca rilis data tenaga kerja AS yang tetap solid membuat indeks dolar (DXY) tetap perkasa di level 98,899.
  • Isu Eksternal Unik: Pelaku pasar juga tengah mencermati penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Fed, Jerome Powell, oleh Departemen Kehakiman AS (DoJ) terkait proyek renovasi kantor pusat, yang mulai memicu volatilitas pada pergerakan the greenback.

Proyeksi Pasar

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diprediksi akan bergerak fluktuatif di rentang Rp16.750 hingga Rp16.850 per dolar AS. Investor kini menantikan rilis data penjualan ritel Indonesia pagi ini yang diharapkan dapat memberikan sentimen positif untuk menahan pelemahan lebih lanjut.

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang cenderung bervariasi. Baht Thailand menguat 0,28%, sementara Won Korea Selatan justru anjlok 0,2%, menjadikannya mata uang dengan performa terburuk di Asia pagi ini bersama rupiah.

Sumber Data: Bank Indonesia, Bloomberg, Refinitiv (Diolah)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya