Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga emas dunia kembali menanjak signifikan. Analis Komoditas Keuangan Ibrahim Assuaibi mencatat pada perdagangan Selasa, 2 September 2025, harga emas menembus level US$ 3.508 per troy ons. Ini menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini.
"Jika momentum berlanjut, level US$ 3.550 bahkan US$ 3.600 per troy ons diperkirakan bisa tercapai pada September," kata Ibrahim dalam keterangannya.
Ibrahim menjelaskan, kenaikan harga emas hari ini dipicu oleh eskalasi geopolitik global yang terus memanas. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada akhir pekan lalu mengancam akan melancarkan serangan besar terhadap Rusia. Tak lama berselang, Rusia membalas dengan serangan rudal dan drone yang menghantam kilang-kilang minyak. Akibatnya, sekitar 1,1 juta barel per hari produksi minyak Rusia terganggu, atau setara kerugian 17% dari total produksi 15 juta barel per hari.
Ketegangan juga meningkat di Timur Tengah. Israel dilaporkan melancarkan serangan ke Yaman yang menewaskan Perdana Menteri kelompok Houthi beserta sejumlah pejabatnya. Kondisi ini memicu kemarahan tidak hanya Houthi, tetapi juga Hezbollah dan Iran. Ibrahim mengingatkan, potensi perang besar di kawasan tersebut terbuka lebar, terlebih Iran telah mengancam akan menggunakan rudal jarak jauh terbaru yang diklaim sulit ditangkis sistem pertahanan udara Israel.
Di sisi lain, Israel terus memperluas kendali di Jalur Gaza. Langkah tersebut memicu kecaman global, kecuali dari Amerika Serikat. Situasi geopolitik makin rumit dengan dinamika politik dalam negeri AS, setelah kontroversi pemecatan pejabat bank sentral oleh Donald Trump yang kini digugat ke pengadilan.
Ketidakpastian global ini membuat bullion bank, perusahaan, hingga investor ritel ramai-ramai mengoleksi emas sebagai aset lindung nilai. Lonjakan permintaan yang tidak sebanding dengan pasokan kian memperkuat harga emas.
“Level US$ 3.600 per troy ons dan Rp2,15 juta per gram emas mulia sangat mungkin tercapai dalam rentang September hingga November,” tegas Ibrahim. (E-3)
Harga emas Antam hari ini, Senin 2 Maret 2026, melonjak tajam Rp50.000 menjadi Rp3.135.000 per gram. Simak tabel harga lengkap dan analisis penyebabnya di sini.
HARGA emas dunia mencatatkan rekor sejarah baru pada perdagangan Senin (2/3).
Harga emas hari ini di Pegadaian, Senin 2 Maret 2026: Emas UBS tembus Rp3.167.000/gram dan Galeri 24 naik ke Rp3.130.000/gram. Cek tabel harga lengkapnya.
Harga emas UBS hari ini 1 Maret 2026 tembus Rp3.123.000 per gram di Pegadaian. Simak rincian lengkap harga emas Galeri24 dan UBS yang meroket tajam hari ini.
Harga emas Antam hari ini meroket ke angka Rp3,085 juta per gram pada Sabtu (28/2). Simak rincian harga beli dan buyback emas Antam terbaru di sini.
Harga emas UBS hari ini di Pegadaian tembus Rp3,080 juta per gram, sementara Galeri 24 dibanderol Rp3,065 juta per gram pada Sabtu (28/2).
Harga emas dunia diperkirakan bergerak di kisaran US$4.800–US$5.100 per troy ounce. Emas Antam diproyeksikan Rp3,0–Rp3,2 juta per gram.
Pakar Oxford Ian Goldin menilai permintaan emas global tetap kuat di tengah geopolitik dan pelemahan dolar AS.
Harga emas dunia mengalami koreksi tajam ke level US$ 4.742,73 per troy ounce, pada perdagangan Senin 2 Februaru 2026.
Harga Emas Hari ini melemah tajam. Harga emas dunia anjlok hingga 16,4% dalam 2 hari, dari puncak Rp93 juta ke Rp82 juta per ons.
Harga emas dunia (XAU/USD) hari ini mencetak rekor baru di USD 5.545 per troy ounce. Simak tabel konversi harga emas ke Rupiah dan analisis pasar global terkini.
Data pasar 28 Januari 2026: Harga emas dunia cetak rekor US$5.300, Antam naik ke Rp2,96 juta/gram. IHSG anjlok 7% lebih picu trading halt.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved