Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas dunia kembali mengalami tekanan tajam akhir-akhir ini. Berdasarkan data pergerakan Gold Spot / U.S. Dollar, harga emas dunia turun drastis dari sekitar US$5.600 per ounce ke sekitar US$4.680 per ounce hanya dalam 2 hari, atau turun 16,4% dari puncaknya.
Penurunan tajam tersebut berdampak langsung pada Harga Emas Hari ini yang dirasakan di pasar Indonesia setelah dilakukan konversi kurs ke Rupiah.
| Keterangan | Harga Emas Dunia (USD/ounce) | Konversi ke IDR/ounce* |
|---|---|---|
| Puncak harga emas | US$5.600 | Rp93.942.400 |
| Titik terendah 2 hari | US$4.680 | Rp78.509.520 |
| Penutupan terakhir | US$4.895,44 | Rp82.104.970 |
*Kurs konversi menggunakan asumsi US$1 = Rp16.774 (kurs tengah BI terbaru)
Tren penurunan ini menjadi perhatian besar investor karena tekanan pada Harga emas dunia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
Ketika dolar AS menguat, emas cenderung turun karena aset safe-haven ini menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Data ekonomi terbaru menunjukkan indikator ekonomi AS yang kuat, sehingga memicu peralihan modal investor dari emas ke aset berisiko seperti saham.
Perdagangan aktif di pasar global dengan likuiditas tinggi mempercepat aksi jual emas.
Penurunan Harga Emas Hari ini bukan hanya berdampak secara global, tetapi juga memengaruhi permintaan dan harga di pasar lokal. Turunnya harga emas bisa memicu beberapa reaksi pasar seperti:
Bagi investor jangka panjang, penurunan harga emas bisa menjadi kesempatan beli (buy the dip), terutama jika tujuan investasi untuk lindung nilai (hedging) terhadap inflasi. Namun, volatilitas harga emas dunia harus tetap dipantau secara ketat karena pergerakan pasar bisa cepat berubah.
Para analis memperkirakan bahwa Harga emas dunia dapat kembali mengalami volatilitas tinggi jika data ekonomi AS terus menunjukkan pertumbuhan kuat, atau jika terjadi perubahan kebijakan moneter dari bank sentral utama seperti Federal Reserve.
Harga emas dunia diperkirakan bergerak di kisaran US$4.800–US$5.100 per troy ounce. Emas Antam diproyeksikan Rp3,0–Rp3,2 juta per gram.
Pakar Oxford Ian Goldin menilai permintaan emas global tetap kuat di tengah geopolitik dan pelemahan dolar AS.
Harga emas dunia mengalami koreksi tajam ke level US$ 4.742,73 per troy ounce, pada perdagangan Senin 2 Februaru 2026.
Harga emas dunia (XAU/USD) hari ini mencetak rekor baru di USD 5.545 per troy ounce. Simak tabel konversi harga emas ke Rupiah dan analisis pasar global terkini.
Data pasar 28 Januari 2026: Harga emas dunia cetak rekor US$5.300, Antam naik ke Rp2,96 juta/gram. IHSG anjlok 7% lebih picu trading halt.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved