Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
SEBAGAI upaya mendorong percepatan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Kementerian UMKM Republik Indonesia bekerja sama dengan Lazada Indonesia (Lazada) menyelenggarakan pelatihan bagi 150 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di Banyumas. Pelatihan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kabupaten Banyumas.
Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di Gedung Auditorium, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan Lazada untuk mendukung pemberdayaan UMKM dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Guna memperkuat daya saing UMKM di tengah transformasi digital yang semakin pesat, para peserta dibekali dengan pengetahuan dasar mengenai pemasaran digital dan strategi berjualan di platform eCommerce selama pelatihan berlangsung.
Head of Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma menekankan bahwa platform eCommerce dan teknologi digital telah menjadi fondasi penting dalam mempercepat pertumbuhan dan daya saing UMKM.
"Di era digital saat ini, kemampuan UMKM untuk bertahan dan berkembang bergantung di antaranya pada sejauh mana mereka dapat memanfaatkan teknologi dan platform eCommerce. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa UMKM di Banyumas tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi secara menyeluruh ke dalam strategi bisnis mereka, sehingga dapat tumbuh secara berkelanjutan di ekonomi digital,” ujar Yovan dikutip dari siaran pers yang diterima, Kamis (8/5).
Melalui platform eCommerce seperti Lazada, lanjut Yovan, pelaku UMKM tidak hanya dapat menjangkau pasar yang lebih luas, tetapi juga memperoleh akses ke berbagai fitur yang dirancang untuk mempermudah operasional mulai dari pengelolaan toko, promosi yang tepat sasaran, hingga analisis performa penjualan.
Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kementerian UMKM, Helvi Moraza menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang sudah terbangun antara Lazada dengan Kementrian UMKM.
"UMKM adalah tulang punggung perekonomian negara yang berkontribusi besar terhadap PDB Nasional. Kolaborasi seperti ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat eksistensi produk lokal. Kami mengapresiasi Lazada yang terus mendukung pemberdayaan UMKM di Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto juga menyampaikan apresiasinya terhadap Lazada dan juga peran UMKM dalam pembangunan ekonomi lokal.
“UMKM di Kabupaten Banyumas telah terbukti menjadi penggerak ekonomi lokal. Dengan kerja sama strategis antara sektor swasta seperti Lazada dan pemerintah, kami berharap para pelaku UMKM dapat terus berinovasi, memiliki daya saing tinggi, dan memberi kontribusi nyata bagi ekonomi digital Indonesia,” tutur Wahyu.
Pemerintah Kabupaten Banyumas, tambah sia, siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan terkait pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Banyumas. (H-3)
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 dan menjadi wujud nyata komitmen perusahaan.
PELAKU UMKM harus memahami cara membangun branding yang tepat.
Program ini mempertemukan 30 UMKM terpilih hasil kurasi nasional binaan BUMN untuk dibekali wawasan, strategi, dan akses pasar internasional.
SELEBRITAS Raffi Ahmad mengatakan, salah satu kunci penting dalam mengembangkan suatu usaha, terutama UMKM, yakni berkolaborasi.
Kegiatan ini menutup seri pelatihan yang sebelumnya telah digelar di Palembang, Makassar, Lombok, Bali, dan Medan
Berbekal peralatan sederhana di rumah, Hasan secara konsisten terus membuat konten dan perlahan membangun basis audiens yang loyal hingga sekarang.
Jumlah pengguna e-commerce di Indonesia diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan, dengan peningkatan 11,2% secara tahunan.
USAHA mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan penggerak roda perekonomian Indonesia yang berkontribusi cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Salah satu program yang dihadirkan Lazada untuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat adalah dengan menggelar Ramadan Mega Sale pada 16 - 26 Maret 2025
Pada kampanye Ramadan 3.3 Sale, Lazada mencatat peningkatan traffic, diikuti dengan peningkatan nilai transaksi hingga 55% dibandingkan hari biasa
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved