Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DORONG pengembangan wisata berkonsep regeneratif dalam upaya meningkatkan kinerja pariwisata nasional yang lebih baik dan berkelanjutan.
"Pengelolaan kawasan pariwisata yang berkelanjutan harus menjadi kepedulian bersama agar potensi wisata yang tersebar di seluruh Indonesia dapat dinikmati oleh generasi mendatang," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23/7).
Pada satu kesempatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengungkapkan dalam upaya menuju peringkat 20 besar dunia, pariwisata Indonesia harus menjalankan konsep wisata regeneratif, yang memiliki fokus pada pemulihan dan regenerasi lingkungan serta masyarakat lokal.
Tujuan utamanya adalah menjadikan sebuah destinasi wisata yang lebih baik daripada kondisi awalnya.
Baca juga : Dukung Pemberdayaan Desa Wisata demi Tumbuhnya Pusat Ekonomi Baru yang Merata
Dalam konsep pariwisata yang regeneratif dapat dilakukan melalui kegiatan-kegiatan nyata yang melibatkan partisipasi wisatawan, seperti menanam mangrove, restorasi terumbu karang hingga mengurangi sampah plastik.
Apalagi, ungkap Lestari, berdasarkan Sustainable Travel International, sektor pariwisata dan hospitality menghasilkan rata-rata 35 juta ton sampah per tahun, karena biasanya para wisatawan menghasilkan sampah sampai dua kali lipat jika dibandingkan penduduk lokal.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, pengembangan konsep wisata regeneratif harus segera diterapkan untuk mencegah munculnya timbunan sampah di kawasan wisata di tanah air.
Diakui Rerie, Indonesia memiliki banyak potensi kawasan wisata yang digemari wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Namun, tegas Rerie, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, upaya untuk menjaga kawasan wisata tetap memiliki daya tarik dan terawat dengan baik juga harus dilakukan.
Menurut Rerie, menjaga kawasan wisata tetap bersih dan indah dengan melibatkan masyarakat sekitar dan wisatawan, merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah mampu menggalang kolaborasi yang kuat dalam merealisasikan pengembangan sektor pariwisata nasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sehingga dampak positif pengembangan wisata dapat dinikmati secara merata di tanah air. (Z-2)
Istilah sustainable tourism kini mulai berevolusi menjadi regenerative hospitality, sebuah konsep di mana pelaku industri tidak hanya berusaha meminimalisasi dampak negatif,
Tren terbaru menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, pengalaman kini menjadi faktor utama yang mendorong keputusan perjalanan, melampaui pertimbangan harga semata.
Pembangunan Bandara Internasional Chinchero di Peru menuai kontroversi. Mampukah infrastruktur ini menampung lonjakan wisatawan tanpa merusak kesucian Lembah Suci?
Pulau Sumba semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan pariwisata Indonesia.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026.
Sebanyak 68% atlet di Indonesia kini lebih memilih menghabiskan waktu liburan mereka di dalam negeri untuk tetap aktif dan menjaga kebugaran.
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Tiga negara yang mendominasi daftar ini, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved