Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, bertransformasi menjadi kawasan pedestrian penuh mulai 2026. Kebijakan ini ditempuh secara bertahap setelah mempertimbangkan kesiapan teknis dan pengaturan kawasan penyangga di sekitarnya.
Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan penataan tersebut semula direncanakan dimulai pada 2025, namun pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi lapangan agar transisi berjalan tertib dan minim gangguan.
“Tahun 2026 ini diharapkan sudah ada indikasi kuat menuju kawasan pedestrian penuh, dengan penataan jalan-jalan penyangga terlebih dahulu,” ujar Ni Made dalam keterangannya di Yogyakarta, Rabu.
Penataan difokuskan pada ruas-ruas jalan penyangga atau “sirip” Malioboro yang akan menampung pergerakan lalu lintas saat pembatasan kendaraan diberlakukan. Sejumlah ruas seperti Jalan Mataram, Jalan Bhayangkara, dan kawasan sekitarnya disiapkan untuk mengakomodasi pengalihan arus kendaraan secara lebih teratur.
“Ketika Malioboro menjadi kawasan pedestrian penuh, harus dipastikan parkir, logistik usaha, dan aktivitas pedagang tetap terakomodasi melalui sistem pengaturan yang jelas dan tertib,” kata Ni Made.
Selain lalu lintas, Pemda DIY juga menyiapkan penataan parkir serta aktivitas pedagang kaki lima (PKL). Inventarisasi kantong parkir komunal dan pengaturan lokasi PKL dilakukan agar denyut ekonomi kawasan tetap berjalan seiring perubahan fungsi ruang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DIY Chrestina Erni Widyastuti menegaskan kebijakan pedestrian penuh di Malioboro diarahkan untuk mewujudkan kawasan wisata rendah emisi sekaligus meningkatkan kualitas ruang publik di pusat kota.
Pada tahap awal, Dishub DIY akan membatasi kendaraan bermotor di sepanjang Jalan Malioboro. Seluruh kendaraan berbasis BBM, termasuk kendaraan pribadi, angkutan umum konvensional, becak motor, dan maxride, tidak diperkenankan melintas.
“Jika Malioboro sudah menjadi kawasan pedestrian penuh, kendaraan yang masih menggunakan BBM tidak bisa masuk. Yang diperbolehkan hanya transportasi ramah lingkungan,” ujar Erni.
Sebagai alternatif mobilitas, Pemda DIY menyiapkan sarana transportasi berbasis energi bersih seperti becak listrik dan bus listrik Si Thole. Selain itu, portal pembatas di sejumlah akses masuk akan dipasang, disertai skema khusus pengaturan bongkar muat logistik agar distribusi barang tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi kawasan pedestrian.
Erni menekankan, keberhasilan Malioboro sebagai kawasan pariwisata dengan pedestrian penuh tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga konsistensi penegakan aturan dan dukungan masyarakat.
“Ini membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat,” tandasnya. (Ant/E-3)
AREA Malioboro, Yogyakarta, ditargetkan menjadi kawasan pedestrian penuh pada tahun ini. Untuk itu, Pemda DIY pun tengah menata lalu lintas, parkir, serta moda transportasi.
Jelang malam tahun baru 2026, ribuan wisatawan sudah memadati Malioboro, Yogyakarta Rabu (31/12).
Jumlah tersebut meningkat hingga tiga kali lipat dari data BPS pada liburan Nataru tahun lalu, yaitu hanya 500.000 orang dalam kurun sekitar 14 hari.
Selain keberadaan bengkel, ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi krusial.
Pantauan di lapangan, sejumlah wisatawan tampak berjalan santai di tengah jalan sambil berfoto, bahkan sambil duduk lesehan menikmati suasana Malioboro yang bebas kendaraan.
PENCIPTA lagu Darah Juang, Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia. Kabar duka itu dibenarkan oleh aktivis Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba
Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan.
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Nikmati Ramadan di Kotta GO Yogyakarta dengan promo 40 Hours Stay dan paket buka puasa Iftar Nusantara di Piyama Cafe. Hotel & Resto #1 di TripAdvisor!
BHR DIY sebut hilal awal Ramadan 1447 H di Yogyakarta mustahil terlihat Selasa (17/2) karena posisi minus 1,5 derajat di bawah ufuk. Cek hasil lengkapnya.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved