Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Jelang Lebaran, Bahan Pangan di Yogyakarta Surplus

Ardi Teristi Hardi
10/3/2026 20:46
Jelang Lebaran, Bahan Pangan di Yogyakarta Surplus
Petugas melayani warga yang membeli bahan kebutuhan pokok.(Dok. Antara)

STOK sejumlah bahan pangan utama di Kota Yogyakarta tercatat surplus menjelang Lebaran 2026. Pasokan beras mencapai sekitar 2.770 ton per minggu, sementara kebutuhan masyarakat sekitar 1.900 ton sehingga masih terdapat kelebihan sekitar 780,8 ton dengan ketahanan sekitar 1,4 bulan.

Kondisi tersebut menunjukkan ketersediaan bahan pokok di Kota Yogyakarta berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok pangan di Kota Yogyakarta dalam kondisi cukup bahkan surplus. Selain beras, beberapa komoditas lain juga memiliki cadangan yang memadai,” terang Sukidi, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, dalam siaran pers, Selasa (10/3).

Ia menambahkan, stok telur ayam tercatat surplus sekitar 129,6 ton dengan ketahanan sekitar 1,2 bulan. Daging ayam surplus 108,3 ton dengan ketahanan sekitar 1,2 bulan. Sementara minyak goreng surplus 111,52 ton dengan ketahanan sekitar 1,6 bulan dan gula pasir surplus 84,33 ton dengan ketahanan sekitar 2,3 bulan.

Menurut Sukidi, pasokan bahan pangan tersebut berasal dari berbagai jalur distribusi mulai dari distributor besar maupun kecil, pasar tradisional hingga ritel modern yang beroperasi di Kota Yogyakarta.

Meski ketersediaan stok relatif aman, beberapa komoditas seperti cabai rawit merah masih mengalami fluktuasi harga. Kondisi tersebut dipengaruhi faktor cuaca, terutama musim hujan yang berdampak pada produksi dan biaya distribusi dari daerah sentra.

“Cabai rawit merah memang paling fluktuatif karena faktor cuaca. Namun secara ketersediaan tetap aman dan tersedia di pasaran,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani menambahkan, harga cabai rawit sempat turun di kisaran Rp70.000 per kilogram, kemudian naik menjadi Rp85.000 dan saat ini berada di kisaran Rp95.000 per kilogram akibat pengaruh cuaca.

“Untuk telur ayam justru turun dari sekitar Rp30.000 menjadi Rp29.000 per kilogram, sedangkan harga ayam relatif stabil di kisaran Rp39.000 per kilogram,” tutup dia. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya