Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Haluan Digital Agency dan TikTok Ajak Kreator Naik Level lewat Bootcamp Creator Jogja Take Off

Media Indonesia
09/3/2026 19:18
Haluan Digital Agency dan TikTok Ajak Kreator Naik Level lewat Bootcamp Creator Jogja Take Off
Haluan Digital Agency dan TikTok Shop by Tokopedia(Doc Haluan Digital Agency)

INDUSTRI kreatif digital Indonesia kembali menunjukkan geliatnya melalui kolaborasi strategis antara Haluan Digital Agency dan TikTok Shop by Tokopedia. Selama delapan hari, mulai dari 18 hingga 25 Februari 2026, Yogyakarta menjadi pusat perhatian para pelaku industri content commerce melalui program akselerasi intensif bertajuk “Creator Jogja Take Off”.

Program ini bukan sekadar pelatihan teknis biasa. Di tengah pesatnya tren live shopping dan affiliate marketing, kegiatan ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kreativitas konten dan efektivitas penjualan. Yogyakarta dipilih sebagai lokasi bukan tanpa alasan; kota ini dianggap memiliki jiwa artistik yang kuat yang mampu memberikan napas baru bagi konten-konten para kreator.

Memadukan Konten dengan Warisan Budaya

Salah satu aspek paling menarik dari bootcamp ini adalah konsep content immersion. Para peserta tidak hanya berdiam diri di dalam ruangan kelas, melainkan terjun langsung melakukan produksi konten di berbagai situs ikonik dan heritage di Yogyakarta.

Latar belakang sejarah seperti Candi Gebang, Candi Kembar, hingga Rumah Pesik menjadi panggung bagi para kreator untuk mengeksplorasi visual yang lebih estetik dan otentik. Penggunaan lokasi seperti Villa Suwatu dan Rumah Vintage bertujuan untuk membuktikan bahwa produk komersial dapat dikemas secara elegan melalui narasi visual yang kuat, tanpa kehilangan identitas lokalnya.

Kehadiran Tokoh Papan Atas

Dinamika acara semakin hidup dengan kehadiran deretan kreator papan atas Indonesia yang telah sukses membangun ekosistem bisnis di TikTok. Nama-nama besar seperti Jordi Onsu, aktris Angela Gilsha, hingga sosok yang dijuluki “Ratu Afiliasi” Indonesia, Louise Scarlett, turut hadir membagikan perspektif mereka.

Selain para pesohor, sejumlah kreator potensial seperti Lady Meralia, King Cempaka, Skinby Sindy, hingga Moncus juga terlibat aktif dalam sesi networking intensif. Interaksi ini memberikan kesempatan bagi para kreator berkembang untuk berdiskusi langsung dengan tim manajemen internal TikTok Shop by Tokopedia mengenai optimasi performa penjualan dan pemahaman algoritma terbaru.

Lebih dari Sekadar Angka Penjualan

Fokus utama dari “Creator Jogja Take Off” adalah menggeser paradigma kreator dari sekadar “penjual” menjadi “pembangun komunitas”. Materi yang diberikan mencakup strategi livestream affiliate yang lebih organik, cara membangun kepercayaan audiens, hingga teknik storytelling yang mampu menjaga keberlanjutan sebuah akun dalam jangka panjang.

Pihak Haluan Digital Agency menekankan bahwa standar baru dalam industri afiliasi kini tidak hanya diukur dari angka penjualan sesaat, tetapi dari kemampuan kreator dalam membangun ekosistem digital yang kreatif, sehat, dan berkelanjutan.

Harapan Pasca-Bootcamp

Berakhirnya rangkaian acara pada 25 Februari lalu diharapkan menjadi titik tolak bagi para kreator untuk membawa standar kualitas yang lebih tinggi ke dalam karya-karya mereka. Dengan membekali diri melalui wawasan pasar yang tajam dan sentuhan estetik yang terasah di Yogyakarta, para peserta diproyeksikan mampu menjadi lokomotif baru dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tahun 2026.

Inisiatif ini menegaskan bahwa masa depan industri digital bukan lagi soal siapa yang paling banyak mengunggah konten, melainkan siapa yang mampu memberikan nilai tambah dan koneksi emosional kepada audiensnya. (Adv)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya