Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Kawasan Malioboro Dikunjungi Hingga 100an Ribu Orang Sehari

Ardi Teristi Hardi
28/12/2025 15:40
Kawasan Malioboro Dikunjungi Hingga 100an Ribu Orang Sehari
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KAWASAN Malioboro tetap menjadi daya tari pada muslim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Bahkan, kawasan ini dikunjungi sampai 100 hari dalam sehari. 

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni menyebut, kunjungan wisatawan ke Malioboro mencapai 60.000 sampai  lebih dari 100.000 orang dalam perhari.

"Kami perkirakan mencapai 1,4 juta hingga 1,5 juta pengunjung dalam 14 hari, ungkap dia.

Jumlah tersebut meningkat hingga tiga kali lipat dari data BPS pada liburan Nataru tahun lalu, yaitu hanya 500.000 orang dalam kurun sekitar 14 hari. Pemkot Yogyakarta telah menhantisipasi lonjakan pengunjung di Malioboro pada libur Nataru. Salah satunya adalah dengan meniadakan car free night yang biasa diadakan mulai pukul 17.00-22.00 WIB. Kantong parkir juga ditambah untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan libur Nataru, yaitu kantong parkir tambahan di Stadion Kridosono dan lahan selatan PLN di di Jalan Margo Utomo.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menambahkan, pengunjung juga bisa menggunakan parkir bus di tempat khusus parkir (TKP) di eks Menara Kopi di Jalan Abu Bakar Ali, SMPN 3 Yogyakarta, dan TKP parkir Ngabean.

“Kita berharap betul yang ada di core zone sumbu filosofi, yang ada parkir bus tinggal di TKP Senopati. Yang lainnya kita usahakan untuk parkirnya jauh dari core zone sumbu filosofi,” imbuh Hasto.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Yogyakarta untuk mengkondisikan di selatan Stasiun Tugu Yogyakarta agar tidak ada parkir kendaraan maupun berhenti agar tidak menimbulkan kemacetan. Menurutnya lokasi tersebut adalah parkir liar kronis karena bertahun-tahun ada terus menerus. Sedangkan parkir liar di tempat lain bersifat musiman. Dicontohkan ketika uji coba Malioboro full pedestrian, pada sirip-sirip jalan muncul parkir liar. 

“Untuk (antisipasi) parkir nuthuk (menetapkan harga di atas aturan), kita sudah menggunakan  QRIS. Terus kita tambah QRIS-nya, dan diawasi tentu,” tutup Hasto. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik