Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan tingkat inflasi yang terjaga telah berkontribusi pada kinerja perekonomian nasional. Terkendalinya inflasi disebut berperan pada angka pertumbuhan ekonomi yang mampu tembus di atas 5% pada triwulan I 2024.
"Terkendalinya inflasi ini mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi 5,11% di triwulan pertama. Ini tumbuh lebih berkualitas dibanding negara lain," ujar Airlangga dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2024, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/6).
Tingkat inflasi umum nasional pada Mei 2024 tercatat di angka 2,84% secara tahunan (year on year/yoy). Realisasi itu, kata Airlangga, jauh lebih baik ketimbang negara lain seperti Rusia (7,84%), India (4,75%), Australia (3,6%), dan Amerika Serikat (3,3%).
Baca juga : Pemerintah Targetkan Harga Pangan Bergejolak Kurang dari 5%
Ia menambahkan kebijakan yang ditelurkan pemangku kepentingan dalam menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, efisiensi distribusi, hingga sinergi yang baik antara otoritas moneter dan fiskal memainkan peran penting dalam pengendalian inflasi tersebut.
"Beberapa hal dilakukan seperti stabilisasi harga pangan. Penyaluran SPHP bantuan pangan dan gerakan pangan murah telah berhasil meredam kenaikan harga pangan lebih tinggi," kata dia.
Di saat yang sama, pemerintah juga mendorong peningkatan produksi pangan. Hal tersebut didukung melalui alokasi pupuk subsidi dan akses pembiayaan ke sektor pertanian. Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian tercatat berkisar 30% dari alokasi KUR saat ini.
Baca juga : Perekonomian Indonesia Tetap Solid, Inflasi Terkendali, dan PMI Terus Ekspansif
Pemerintah juga disebut terus berupaya memastikan kelancaran distribusi pangan. Itu terutama terhadap 10 komoditas pangan strategis yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Peranan fiskal dari pemerintah pusat melalui kementerian/lembaga turut didorong untuk mendukung upaya-upaya tersebut. Per 31 Mei 2024, realisasi anggaran pengendalian inflasi dari pemerintah pusat mencapai Rp39 triliun, 29% dari pagu Rp124,16 triliun. Sementara dana yang berasal dari pemda tercatat Rp13,56 triliun dari pagu Rp92,87 triliun.
"Beberapa hal yang ditekankan kesinambungan pasokan domestik kunci utama menjaga stabilitas pangan di seluruh daerah. Tentu pengembangan dari neraca pangan ini menjadi penting, dari badan pangan akan mempersiapkan terkait data pangan yang akuntabel," jelas Airlangga.
Kendati inflasi relatif terkendali dan berada dalam koridor yang tepat, Airlangga menilai Indonesia tetap perlu memerhatikan kondisi dunia saat ini. Itu berkaitan dengan tensi perdagangan yang kembali memanas antara Tiongkok dan AS. Imbas ketegangan itu telah membuat pergeseran rantai pasok perdagangan dunia. (Z-11)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Ketahanan energi jadi prioritas nasional utama pada 2026 seiring penguatan strategi ekonomi hijau yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali mendapat kepercayaan untuk menakhodai Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) masa bakti 2026-2030.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Danantara Indonesia untuk menjelaskan kepastian arah kebijakan fiskal Indonesia kepada Moody's.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Saat ini, pemerintah masih menyusun aturan stimulus melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Airlangga menyebut aturan itu ditargetkan rampung pada Senin (9/2).
Ia menambahkan, pertumbuhan sektor riil bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga menopang kinerja ekonomi secara keseluruhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved