Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROYEK pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN mulai dikerjakan pada 23 Februari 2023. Kini progresnya sudah mencapai 76,9%. PT Waskita Beton Precast Tbk tengah menyuplai produk readymix untuk proyek itu.
Perusahaan berkode saham WSBP itu sebelumnya juga melakukan penyuplaian proyek bangunan seperti Kemenko 2, 3, dan 4, Rusun ASN 2 dan 3, serta Sekretariat Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN). WSBP optimistis dapat menyelesaikan suplai sesuai target pada Oktober 2024.
"WSBP memperoleh nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp24,66 miliar dari proyek ini," ujar Fandy Dewanto, Vice President of Corporate Secretary WSBP. Untuk proyek IPAL ini, WSBP telah menyuplai total 8.958 m³ beton readymix yang terdiri dari beberapa tipe, yaitu RMX FC10SL10, FC30SL10, FC30SL18, dan FC30SL10 TYPE 5.
Baca juga : Jokowi Diminta Batalkan Upacara di IKN, Kenapa?
Produk-produk itu diproduksi di Batching Plant WSBP Sepaku yang berjarak 10 km dari lokasi proyek dan dikirim menggunakan truk mixer untuk memastikan mutu dan kualitas produk terjaga.
Sebagai bentuk keseriusan komitmen WSBP dalam proyek-proyek di IKN, WSBP membangun dua batching plant yaitu Batching Plant Sepaku dan Batching Plant Tempadung untuk menjaga kualitas produk. Batching Plant WSBP Sepaku memiliki kapasitas produksi sebesar 78 meter kubik per jam memungkinkan menghasilkan volume produksi readymix kualitas Fc 10 hingga Fc 35, Fs 45, dan K100-K350 sebesar 1.716 meter kubik per hari.
Batching plant ini menyuplai berbagai proyek penting di Ibu Kota Nusantara, termasuk Gedung Sekretariat Presiden, bangunan pendukung kawasan Istana Kepresidenan, dan proyek Jalan Sumbu Kebangsaan.
Sedangkan Batching Plant WSBP Tempadung memiliki kapasitas produksi 56 meter kubik per jam dan mampu memproduksi hingga 1.232 kubik per hari. Batching plant ini mendukung proyek-proyek penting lain seperti Proyek Jalan Tol Segmen Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang Seksi 5A.
Sebagai informasi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di KIPP IKN berfungsi sebagai solusi pengelolaan limbah yang efektif dan ramah lingkungan. IPAL dirancang untuk mengolah air limbah dari kawasan pemerintahan dan permukiman di sekitarnya sehingga dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan dan menjaga kualitas air di wilayah tersebut. Keberadaan IPAL yang beroperasi dengan baik akan menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di IKN. (Z-2)
ANGGOTA Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menilai permintaan Presiden Prabowo Subianto mengenai koreksi desain dan fungsi Ibu Kota Nusantara (IKN) mempercepat pembangunan di IKN
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur, akan berlanjut hingga 2028. Hal setelah Presiden Prabowo Subianto berkunjung
KEPALA Otorita IKN Basuki Hadimuljono optimistis setelah Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.
Penguatan infrastruktur bagi lembaga negara menjadi prioritas utama Presiden saat ini.
IKN dipandang sebagai warisan pemerintahan Joko Widodo yang tidak ingin ditinggalkan begitu saja.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus utama Presiden adalah perbaikan dan percepatan pembangunan.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Kepastian anggaran menyusul terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari pemerintah pusat.
Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Aktivitas Ilegal Otorita IKN memprioritaskan penanganan terhadap berbagai bentuk aktivitas ilegal seperti penambangan, pembukaan lahan
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung, menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) harus mencerminkan arah baru pembangunan Indonesia.
Anggota Komisi II DPR RI Indrajaya menilai, pemangkasan HGU di IKN perlu mempertimbangkan dampak terhadap investasi dan pembangunan di IKN.
Pembangunan kawasan strategis bagi lembaga Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi bergulir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved