Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Saham-saham Wall Street anjlok pada Jumat (12/4) lalu meskipun pendapatan bank solid karena harga minyak dan emas melonjak di tengah kekhawatiran mengenai potensi meluasnya konflik di Timur Tengah.
Setelah menghabiskan seluruh sesi di zona merah, Dow Jones Industrial Average berakhir turun 1,2%, atau 475 poin, pada 37,983.24.
“Meningkatnya ketidakpastian geopolitik menjelang akhir pekan berkontribusi terhadap aksi jual hari ini,” kata Briefing.com, seperti dilansir AFP.
Baca juga : BI: Ekonomi Indonesia Salah Satu Terbaik di Dunia
Pengamat pasar mengutip kekhawatiran mengenai serangan yang akan segera terjadi terhadap Israel oleh Iran sebagai balasan atas serangan di Damaskus – sebuah kemungkinan yang juga dikemukakan oleh Presiden Joe Biden, yang mendesak Iran agar tidak melakukan tindakan tersebut.
Harga minyak melonjak lebih dari 2% pada puncak sesi sebelum sedikit mereda pada Jumat. Emas juga mendapatkan keuntungan dari statusnya sebagai investasi safe-haven, menembus level US$2,400 per ounce.
Perhatian investor terfokus pada awal musim pendapatan perusahaan pada Jumat setelah data ekonomi yang dirilis awal pekan ini sebagian besar menepikan kemungkinan bahwa Federal Reserve (bank sentral AS) akan mulai memangkas suku bunga pada bulan Juni.
Baca juga : Brunei Darussalam dan Laos Bergabung dalam Konektivitas Pembayaran ASEAN
Pasar ekuitas mengambil kalibrasi ulang ekspektasi penurunan suku bunga seiring dengan data yang menunjukkan perekonomian AS dalam kondisi sehat, yang meningkatkan harapan bahwa perusahaan akan melaporkan pendapatan yang kuat.
Pada awal tahun ini, pasar telah memperkirakan enam kali pemotongan suku bunga oleh The Fed pada tahun 2024, namun kini mereka memperkirakan hanya akan melakukan dua kali pemotongan suku bunga.
JPMorgan Chase, Wells Fargo, dan Citigroup semuanya melaporkan hasil pendapatan yang lebih baik dari perkiraan untuk kuartal pertama. Namun, saham JPMorgan Chase, yang meningkat pesat tahun ini, merosot 6,5%, sementara dua bank lainnya turun lebih rendah.
Baca juga : Stabilitas Jasa Keuangan Terjaga, Perkembangan Geopolitik Perlu Dicermati
Meredupnya harapan penurunan suku bunga AS terus mendukung dolar, yang melonjak ke level tertinggi dalam 34 tahun di atas 153 yen. (AFP/M-3)
Berikut angka-angka penting Jumat pukul 20.30 GMT (Sabtu dini hari WIB) :
New York - Dow: Turun 1,2% pada 37.983,24 (penutupan)
Baca juga : Manufaktur AS Naik untuk Pertama Kali sejak September 2022
New York - S&P 500: Turun 1,5% pada 5.123,41 (penutupan)
New York - Nasdaq Composite: Turun 1,6% pada 16.175,09 (penutupan)
London - FTSE 100: Naik 0,9% pada 7.995,58 (penutupan)
Paris - CAC 40: Turun 0,2% pada 8.010,32 (penutupan)
Frankfurt - DAX: Turun 0,1% pada 17.930,32 (penutupan)
EURO STOXX 50: Turun 0,2% pada 4.955,01 (penutupan)
Tokyo - Nikkei 225: Naik 0,2% pada 39.523,55 (penutupan)
Hong Kong - Indeks Hang Seng: Turun 2,2% pada 16.721,69 (penutupan)
Shanghai - Komposit: Turun 0,5% pada 3.019,47 (penutupan)
Dolar/yen: Turun pada 153,24 yen dari 153,27 yen pada hari Kamis
Euro/dolar: Turun pada US$1,0645 dari US$1,0726
Pound/dolar: Turun pada US$1,2449 dari US$1,2553
Euro/pound: Naik menjadi 85,48 pence dari 85,44 pence
Minyak Mentah Brent North Sea: Naik 0,8% menjadi US$90,45 per barel
West Texas Intermediate: Naik 0,8% menjadi US$85,66 per barel
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
LEMBAGA think tank GIF menilai kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kecenderungan yang semakin agresif dan koersif dalam merespons dinamika geopolitik global.
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved