Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
RAKSASA energi Amerika Serikat (AS), Chevron, akan membeli saingannya, Hess, seharga US$53 miliar dalam kesepakatan seluruh saham. Perusahaan mengumumkan dalam pernyataan bersama pada Senin (23/10).
Akuisisi besar ini merupakan konsolidasi terbaru di sektor energi AS. Ini terjadi kurang dari dua minggu setelah pengumuman bahwa ExxonMobil akan mengakuisisi produsen minyak serpih asal Texas, Pioneer, dengan nilai sekitar US$60 miliar.
Kesepakatan Chevron menilai ekuitas Hess sebesar US$53 miliar. Sedangkan total nilai perusahaan dari transaksi tersebut, termasuk utang, mencapai US$60 miliar, menurut pernyataan itu.
Baca juga: Tanzania Teken Kontrak Pelabuhan dengan DP World UEA
Akuisisi ini akan semakin mendiversifikasi kepentingan Chevron. Aset Hess termasuk skema eksplorasi lepas pantai di Guyana yang kaya minyak dan proyek minyak serpih besar di North Dakota serta aset di Teluk Meksiko dan Teluk Thailand.
Kesepakatan itu, "Memosisikan Chevron untuk memperkuat kinerja jangka panjang kami dan lebih meningkatkan portofolio unggulan kami dengan menambah aset kelas dunia," kata ketua dan CEO Chevron Mike Wirth.
Baca juga: ECB akan Pertahankan Suku Bunga karena Inflasi Turun
CEO Hess John Hess juga menyambut baik kesepakatan tersebut. "Kombinasi strategis ini menyatukan dua perusahaan kuat untuk menciptakan perusahaan energi terpadu yang terkemuka," kata Hess yang diperkirakan akan bergabung dalam dewan direksi Chevron.
"Saya bangga dengan karyawan kami dan yang telah kami capai sebagai satu perusahaan, memiliki salah satu portofolio pertumbuhan industri terbaik termasuk Guyana, penemuan minyak terbesar di dunia dalam 10 tahun terakhir, dan serpih Bakken, tempat kami menjadi produsen minyak terkemuka dan produsen gas," imbuhnya.
Dengan kesepakatan tersebut, Chevron akan mengakuisisi 30% kepemilikan lebih dari 11 miliar barel setara minyak yang diharapkan berasal dari blok di Guyana bersama dengan kepemilikan di ladang minyak serpih Bakken North Dakota.
Kesepakatan itu terjadi ketika minyak mentah diperdagangkan di atas US$87 per barel, level tertinggi dalam sejarah, sehingga meningkatkan keuntungan perusahaan-perusahaan minyak besar. Chevron tahun lalu membukukan rekor keuntungan sebesar US$35,5 miliar. Hess membukukan laba bersih sebesar US$2,2 miliar untuk 2022. (AFP/Z-2)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan lawatan ke AS pada 19 Februari 2026, termasuk rencana penandatanganan kesepakatan tarif dagang Indonesia-AS.
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut kegiatan bermain golf yang dilakukannya saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) sebagai hal yang lumrah.
SEJUMLAH perusahaan minyak Barat berjuang untuk meperoleh kembali puluhan miliar dolar AS yang menurut mereka merupakan utang Venezuela kepada mereka.
Indeks Dow Jones cetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah sentimen penangkapan Nicolás Maduro. Sektor energi dan finansial pimpin reli bursa Amerika Serikat.
Trump desak raksasa minyak AS restorasi energi Venezuela usai penangkapan Maduro. Analis ingatkan risiko tinggi akibat kerusakan infrastruktur yang parah.
CHEVRON menilai dirinya berada pada posisi strategis untuk membuka akses ke salah satu cadangan minyak paling besar dan bernilai di dunia.
PARTAI Republik selama bertahun-tahun mengkritik pemerintahan Joe Biden karena mengizinkan Chevron mengekspor minyak dari Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved