Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan sejumlah proyek infrastruktur yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) tetap berjalan, meski perusahaan pelat merah tersebut mengumumkan telah mengembalikan dana penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp 3 triliun.
PMN tersebut rencananya dipergunakan untuk merampungkan proyek Waskita yakni pembangunan ruas Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) tahap II, dan ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi III Cibadak-Sukabumi Barat
"Oh ini enggak (terganggu proyek Waskita). Proyek yang di bawah Waskita jalan terus," ujar Erick di Indonesia Arena (Indoor Multifunction Stadium) Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (7/8).
Baca juga: Saham Anjlok Jadi Alasan Waskita Kembalikan PMN Rp3 Triliun
Menteri BUMN menjelaskan penyelesaian pembangunan dua proyek tol Waskita Karya tersebut bakal dialihkan pengerjaannya ke PT Hutama Karya Tbk (HK). Kementerian BUMN mengusulkan tambahan PMN untuk Hutama Karya sebesar Rp12,5 triliun. Salah satunya untuk merampungkan proyek Tol Kapal Betung tahap II dan Tol Bocimi seksi III.
"Nanti HK yang membeli aset Waskita, sehingga pekerjaan Waskita yang di bawah bisa jalan dan bisa langsung bayar (kekurangan) ke vendor-vendor," jelas Erick.
Baca juga: Pembatalan PMN ke Waskita Dinilai Tepat
Sebelumnya, pengumuman Waskita terkair pengembalian dana PMN dipublikasikan pada keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI) per Jumat (4/8). Langkah tersebut merujuk Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik, Waskita Karya menyampaikan laporan pembatalan dana penyertaan modal negara (PMN) Tahun Anggaran (TA) 2022 PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Berkaitan dengan hal itu, Waskita akan menyiapkan langkah-langkah strategis untuk penyelesaian dua ruas tol yang menjadi tujuan penggunaan PMN TA 2022 Waskita yaitu ruas tol Kapal Betung tahap II dan Tol Bocimi seksi III.
(Z-9)
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
Direktur Operasi Waskita Karya Mokh Sadali menuturkan pihaknya berencana menjual saham Tol Cimanggis-Cibitung sebesar 35% kepada Bakrie Group.
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dibangun PT Waskita Karya.
PT Waskita Karya telah membangun 24 bendungan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Sebanyak 15 di antaranya sudah selesai, sementara 9 proyek lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa perusahaan plat merah PT Waskita Karya (Persero) dipastikan tidak akan menggarap proyek pembangunan jalan tol.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapat keringanan pembayaran utang senilai Rp26,3 triliun melalui kesepakatan restrukturisasi utang bersama kreditur.
PT Waskita Karya resmi diturunkan dari daftar hitam Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved