Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KERJA sama antara Vasanta Group dan Sanusa Medika terjalin dalam bentuk pembangunan rumah sakit di Kota Depok. Rumah sakit ini diklaim akan jadi rumah sakit bertaraf internasional pertama di Kota Depok tepatnya di kawasan Eco Town Sawangan.
Rumah Sakit Internasional yang dimiliki oleh perusahaan global asal Australia, Aspen Medical ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan tempat tidur yang ada di coverage area. Dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 200 tempat tidur, termasuk unit-unit khusus seperti tempat tidur isolasi yang canggih dan unit perawatan intensif, akan memastikan pasien menerima perawatan berkualitas tinggi di lingkungan yang nyaman dan penuh kasih sayang.
Direktur Operasional Sanusa Medika Marwan Hanif mengatakan pendirian institusi internasional untuk Diabetes, akan menawarkan perawatan khusus bagi masyarakat penderita diabetes. Dengan mengejar Akreditasi Perawatan Diabetes Internasional, institusi ini akan menjadi tujuan utama bagi pasien diabetes di Depok dan seluruh Indonesia.
Baca juga: Vasanta Group Gandeng Lotte Kembangkan Sawangan
Selain itu, tiga pusat keunggulan terkait dalam Nefrologi dan Hipertensi, Endokrinologi, dan Gastro-hepatologi akan menyediakan layanan komprehensif untuk mengatasi permintaan yang meningkat terhadap perawatan khusus.
“Selain di Kota Depok, pihaknya juga berencana untuk melebarkan jaringan rumah sakitnya di beberapa kota. Rencananya, Sanusa Medika akan membangun rumah sakit di kota Bogor, Bandung dan kota lainnya di Pulau Jawa,” jelas dia dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (12/6).
Baca juga: Vasanta Group Groundbreaking Cluster Tilia
Menurut Direktur Rumah Sakit Sanusa Medika Mevin Handoyo, 90% pembangunan Rumah Sakit dari Australia ini memiliki sertifikat berstandar internasional dan didukung juga oleh dokter-dokter profesional.
“Rumah Sakit Internasional milik Sanusa Medika ini didesain oleh arsitek dari Belanda yang memperhatikan konsep green hospital, mementingkan kenyamanan tidak hanya diperuntukkan bagi pasien tetapi juga dokternya,” jelas dia.
Diharapkan hadirnya Rumah Sakit Internasional di Kota Depok akan menjadi rumah sakit percontohan bagi rumah sakit di Indonesia. Pihaknya juga mengedepankan berbagai teknologi yang berkaitan dengan industri hospitality, terutama dalam hal konsumsi energi yang ramah lingkungan pada penataan desain ruangannya, termasuk pula pada sumber energi elektrikalnya.
Aspen Medical tertarik untuk membangun Rumah Sakit Internasional di Sawangan karena melihat wilayah ini sebagai salah satu wilayah yang sedang berkembang dan mempunyai potensi investasi yang cukup baik jika dilihat dari aksesibilitasnya.
Oleh karena itu mereka optimis bahwa rumah sakit ini bisa diterima masyarakat luas karena ketersediaan tenaga medis (dokter) di Depok cukup mumpuni.
Lebih lanjut Aspen Medical memiliki target market untuk membidik semua golongan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan terpadu. Tidak menutup kemungkinan, pasien yang datang tidak hanya dari wilayah Depok, Bogor dan Jakarta, tetapi juga dari luar negeri seperti Singapura.
Pada kesempatan yang sama, Executive Director Vasanta Group Denny Asalim menjelaskan, Groundbreaking pembangunan rumah sakit Internasional akan dilakukan pada quartal IV tahun ini. Diharapkan pembangunannya sesuai target, pengerjaan konstruksinya akan memakan waktu kurang lebih 18 bulan.
“Kolaborasi ini otomatis akan menambah nilai jual dari Eco Town Sawangan, kawasan yang dikembangkan oleh Vasanta Group bersama dengan Lotte Land Indonesia. Kedepannya, Eco Town akan menjadi sebuah kawasan komersial bernuansa internasional dengan beragam bisnis komersial di dalamnya,” papar Denny.
Menurut Denny, lokasi Rumah Sakit Internasional ini akan dibangun di lokasi yang sangat strategis, tepat disebelah Senopati Boulevard, 2 km Shopping Street yang menjadi ikon komersial Eco Town Sawangan.
“Untuk melengkapi keberadaan Rumah Sakit Internasional Aspen Medical, Vasanta Group dan Lotte Land Indonesia sedang mengembangkan sebuah distrik komersial bernama Sinsa District, yang akan berlokasi tepat di sebelah Rumah Sakit,” ujarnya.
Lebih lanjut Denny mengatakan, Sinsa District terinsipirasi dari sebuah distrik modern di Korea Selatan, yang diproyeksikan akan dihuni oleh beragam tenant, mulai dari wellness, tourism, hingga lifestyle. Berbeda dengan The Shoppes, distrik komersial fase pertama di Eco Town Sawangan yang sudah terjual habis, Sinsa District menawarkan unit yang lebih luas dengan 3 pilihan desain façade yang elegan untuk memberikan nuansa yang berbeda.
Dengan kehadiran Rumah Sakit Internasional dan pengembangan Sinsa District, Eco Town akan menjadi center of health tourism dalam menarik wisatawan yang mencari perawatan kesehatan dan pengalaman liburan yang seimbang. Rumah Sakit ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada kuarter pertama tahun 2025. Diinformassikan bahwa Sinsa District akan membuka Nomor Pembelian Unit (NUP) pada 14 Juni 2023 mendatang. (Z-10)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Pembiayaan perumahan syariah terus tumbuh dengan dukungan developer sebagai mitra strategis, memperkuat sektor properti dan program perumahan nasional.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan produk KPR fix berjenjang ini memang salah satunya dikhususkan untuk generasi muda.
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved