Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI), Prof.Dr.Ir.Rokhmin Dahuri, MS menegaskan organisasi yang dipimpinnya akan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Indonesia.
"Kami ingin mendorong pemerintah dan swasta untuk memastikan bahwa Indonesia akan berdaulat dibidang pangan,” kata Rokhmin dalam sambutannya usai melantik pengurus PW GNTI Provinsi Riau di Hotel Pangeran Pekanbaru, Riau, Kamis (16/03).
Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan itu mengatakan mewujudkan kedaulatan pangan sangatlah penting terlebih di era perubahan iklim global di mana produksi pertanian pangan di seluruh dunia sangat fluktuatif dan suasana geopolitik yang meruncing seringkali menjadi rantai suplay yang kita rasakan bersama.
Baca juga: Menteri BUMN Fokus Tingkatkan Kedaulatan Pangan dan Energi Indonesia
“Maka, amanah dari ketua umum Megawati melalui saya melantik saudari sebagai ketua GNTI Riau merupakan amanah yang sangat mulia, dan saya yakin ibu Dewi dengan networking, kapatibilitas dan kemampuan akan bsia memenuhi tiga tujuan utama dari GNTI Pusat,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan-RI 2001 – 2004 itu.
Empat Alasan Dibentuk GNTI
Rokhmin Dahuri mengungkapkan ada empat alasan didirikan GNTI. Pertama, fakta empiris pangan itu merupakan kebutuhan dasar manusia yang sangat menentukan kecerdasan, juga kualitas SDM itu sendiri.
Kedua, lanjutnya, Indonesia memiliki potensi pertanian, kelautan, perikanan dan kehutanan terbesar di dunia.
Baca juga: Pabrik Pupuk NPK di Aceh Tunjukan Komitmen BUMN Perkuat Ketahanan Pangan
“Jadi, Indonesia merupakan comparative of country yang bisa kita konversi menjadi keunggulan kompetitif bangsa,” sebut Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - IPB University itu.
Alasan ketiga, bahwa sumbangan sektor ini ternyata sampai sekarang cukup besar, yaitu 20% terhadap produk domestic bruto, dan serapan tenaga kerjanya masih sekitar 36%.
Namun yang terakhir dan menjadi alasan keempat yang paling utama adalah mewujudkan kedaulatan pangan serta mensejaterhakan para mayoritas buruh tani, peternak, dan nelayan yang hingga kini masih miskin.
"Dengan keempat asbabun nuzul itu, maka Ibu Megawati pada 17 April 2013 mendirikan organisasi GNTI yang kebetulah saya diberi amanah menjadi ketua umumnya,” katanya.
Bantu Pemerintah Sejahterakan Petani dan Nelayan
Selanjutnya Rokhmin Dahuri menyatakan, bahwa ada tiga tujuan utama mengapat GNTI didirikan. Pertama, GNTI seluruh Indonesia akan membantu pemerintah dengan sektor swasta, petani untuk meningkatkan kesejahteran petani dan nelayan.
Kedua, GNTI menjadikan sektor kelautan perikanan, sektor pertanian, sektor kehutanan sungguh-sungguh menjadikan keunggulan yang kompetitif bangsa ini.
Ketua PW GNTI Riau terpilih, Dewi Juliani SH menambahkan akan berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan petani dan juga nelayan khususnya di Provinsi Riau.
Baca juga: APBN Jadi Bagian Penting untuk Dukung Ketahanan Pangan
“Kami pengurus wilayah GNTI provinsi Riau akan berjuang dan membantu membangun masyarakat nelayan dan tani di provinsi Riau. Yang sesuai dengan karakter dan kepribadian bangsa di kalangan masyarakat nelayan dan Tani Indonesia menuju kemandirian dan kedaulatan pangan,” jelasnya.
Pemkab Bengkalis Beri Ucapan Selamat
Sementara itu Toharuddin mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan ucapan selamat kepada Ketua dan Pengurus PW GNTI Riau yang telah dilantik.
Dia berharap semoga amanah dan dapat membesarkan organisasi serta memiliki perhatian lebih dalam mensejahterakan kehidupan para nelayan dan petani, khususnya di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis.
Baca juga: Rampai Nusantara Kalimantan Tengah Diminta Kawal Program Food Estate
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Riau H. Syamsuar, Sekretaris Jendral PP GNTI Muhammad M. Banapon, Deputi ADPIN BKKBN Sukaryo Teguh Santoso, Sekretaris Utama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pribudiarta Nur Sitepu, Sekdaprov Riau H. SF Hariyanto dan para undangan lainnya. Hadir juga Ketua DPD PDI Perjuangan, H.Zukri Misran.
GNTI merupakan organisasi sayap dari PDI Perjuangan yang didirikan pada 13 April 2013. (RO/S-4)
Program strategis Presiden tidak akan mencapai keberhasilan maksimal tanpa inisiatif personal dari setiap warga negara.
Sebagai salah satu mitra utama Panen Fest 2026, Universitas Trilogi turut membuka booth pameran produk dari Pusat Studi Pertanian Perkotaan (PSSP).
Penurunan drastis populasi gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang kini berada pada titik kritis di tahun 2026, ternyata berdampak langsung pada ketahanan pangan warga.
TNI adalah tentara rakyat yang memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, selain menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan negara.
Regulasi ini nantinya tidak hanya menjamin kuantitas pangan, tetapi juga kualitas nutrisi yang diterima masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas dengan Australia
Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta mendorong integrasi antarmoda dan kesetaraan akses transportasi publik untuk menekan ketergantungan kendaraan pribadi.
Profil Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5 dan presiden perempuan pertama Indonesia, menelusuri perjalanan politik, kebijakan, dan warisan kepemimpinannya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memperluas jangkauan distribusi bantuan bagi para korban
PDI Perjuangan berupaya menekan biaya politik melalui semangat gotong royong dan aturan internal partai.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved