Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan di Tanah Air.
Hal itu ditekankan Staf Khusus Menteri Keuangan Titik Anas. Menurutnya pada 2023, anggaran sebesar Rp104 triliun dialokasikan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan.
Baca juga: Ini Empat Langkah Pemerintah untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok
"Ini untuk menjaga ketahanan dari sisi suplai seperti infrastruktur, yaitu bendungan, jalan di daerah pertanian, pupuk dan peralatan pertanian. Ada juga cadangan pangan pemerintah. Anggaran ini tidak hanya di pusat, namun juga daerah," jelasnya dalam seminar virtual, Rabu (8/2).
Titik menambahkan APBN juga bertujuan memastikan masyarakat atau rumah tangga rentan tetap mendapatkan akses terhadap pangan. Hal ini dilakukan dengan pemberian bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Sembako.
"Kita juga punya BLT (Bantuan Langsung Tunai) tambahan saat dibutuhkan. Seperti, BLT minyak goreng saat terjadi kelangkaan minyak goreng dan BLT BBM saat kenaikan harga BBM. Hal ini membuat kenaikan harga bisa ditanggulangi masyarakat atau rumah tangga rentan," kata Titik.
Baca juga: IKAPPI Tuding Kinerja Bulog Tidak Maksimal
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa APBN juga memberikan dukungan finansial terhadap ketahanan pangan. Hal ini dilakukan dengan penyaluran 32% KUR (kredit usaha rakyat) untuk sektor pertanian.
"Jadi tidak hanya sisi supply saja, tapi financing juga kita berikan dukungan untuk ketahanan pangan," tandasnya. (OL-11)
Petani memanen padi di area persawahan Desa Wonojoyo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
BPS melaporkan luas panen padi Januari 2026 naik 35,72% dengan produksi 3,04 juta ton GKG. Namun, potensi panen Februari–April 2026 diperkirakan menurun dibanding tahun lalu.
Sejumlah siswa mengemas sayuran pakcoy hasil budidaya dengan metode hidroponik di SMK Pawyatan Daha 2, Kota Kediri, Jawa Timur.
Pemerintah menyiapkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebagai penyangga untuk meredam gejolak harga di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, ekonomi Indonesia diyakini masih memilki ketahanan meski terjadi eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel
Program pertama yang diajukan Mendikdasmen dalam ABT itu adalah anggaran untuk program revitalisasi Satuan Pendidikan.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran, berpotensi memicu dampak ekonomi global.
Ruang fiskal pemerintah kian terbatas seiring meningkatnya posisi utang hingga Rp9.637,90 triliun per 31 Desember 2025 atau setara 40,46 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved