Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERIKANAN merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan, hingga ekonomi Nusantara. Karena itu, pengelolaan potensi sumber daya perikanan harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
“From Ocean Potential to National Strength. Penguatan sektor perikanan bukan sekadar isu ekonomi, tetapi bagian dari strategi besar Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), Kharisma Febriansyah, dalam keterangan resminya terkait kegiatan media gathering dan buka puasa bersama media, di Jakarta.
Dikatakan Kharisma, Untuk mewujudkan penguatans sektor perikanan tersebut, kolaborasi dengan berbagai pihak harus terus dilakukan, termasuk dengan media. Dengan begitu ekosisten perikanan nasional dapat dikembangkan melalui integrasi dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan itu dihadiri oleh jajaran Direksi PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) yang dipimpin oleh Direktur Utama Kharisma Febriansyah, bersama Jusarwanto selaku Direktur Sumber Daya Manusia dan Konsultan Karya, Surya Lung selaku Direktur Operasional, Puput Prihadi selaku Direktur Bisnis, Strategi, dan Manajemen Risiko, serta Geraldi Tobing selaku Direktur Keuangan. Turut hadir pula Adityo Ramadhan selaku Corporate Secretary, bersama pimpinan redaksi dan perwakilan dari sejumlah media nasional.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itujuga merupakan bagian dari rangkaian pra-peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Agrinas Jaladri Nusantara yang mengangkat tema “One Beginning, Endless Becoming”, yang mencerminkan semangat transformasi perusahaan untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi bagi pembangunan sektor perikanan nasional.
“Kami percaya bahwa potensi sumber daya perikanan Indonesia dapat dikelola secara optimal melalui pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, menjadi elemen penting untuk memastikan informasi mengenai langkah strategis perusahaan dapat tersampaikan secara transparan kepada publik,” ujar Direktur Strategi, Bisnis, dan Manajemen Risiko Agrinas Jaladri Nusantara, Puput Prihadi.
Puput mengatakan, pengembangan ekosistem perikanan yang kuat membutuhkan sinergi berbagai pihak. Media memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai langkah transformasi dan pengembangan usaha yang dijalankan perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut, juga dipaparkan arah pengembangan ekosistem perikanan terintegrasi dari hulu hingga hilir, yang mencakup penguatan sektor penangkapan, budidaya, pengolahan hasil perikanan, hingga sistem logistik.
(H-3)
Angka ekspor perikanan mencapai lebih dari 100 ribu ton pada tahun 2024, sementara konsumsi ikan warga Jateng hanya 40,41 kg per kapita per tahun
Pupuk Indonesia bersama Petronas Chemicals Group Berhad dan Brunei Fertilizer Industries resmi membentuk asosiasi produsen pupuk Asia Tenggara bernama SEAFA.
KTNA mendorong petani memilih varietas padi tahan kekeringan seperti Inpago (padi gogo), varietas amfibi, serta varietas adaptif lainnya.
BRIN dan Bulog memperkuat kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi penyimpanan dan pengamanan pangan guna mendukung ketahanan logistik pangan nasional yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, pemerintah pusat memiliki peran dalam menetapkan norma, standar, prosedur, dan kriteria.
PEMERINTAH melalui Perum Bulog menggelar program “Bazar Dari Istana Untuk Rakyat” sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tidak panic buying.
BRIN dan FAO perkuat kolaborasi global untuk transformasi sektor peternakan berkelanjutan melalui riset, inovasi, dan teknologi berbasis sains.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved