Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih membahas mengenai insentif fiskal yang bakal diberikan dalam pengaturan Devisa Hasil Eskpor (DHE). Pengambil kebijakan menginginkan agar aturan yang nantinya tertuang tak serta merta memberatkan pelaku ekspor.
"Harus kita perhatikan, agar jangan sampai tujuan yang baik kemudian menimbulkan juga konsekuensi yang tidak baik," ujarnya kepada pewarta di Kawasan Berikat Cikarang, Jawa Barat, Jumat (27/1).
Sedianya dalam Peraturan Pemerintah 1/2019 tentang Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Pengusahaan, Pengelolaan, dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam, pemerintah telah memberikan insentif pajak. Insentif tersebut berupa keringanan Pajak Penghasilan (PPh) khusus atas bunga deposito yang dananya berasal dari penempatan DHE.
Besaran itu merujuk dari PP 131/2000 tentang tentang Pajak Penghasilan Atas Bunga Deposito Dan Tabungan Serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia juncto PP 123/2015 tentang Pajak Penghasilan Atas Bunga Deposito dan Tabungan Serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia.
Dari aturan itu, insentif PPh diberikan yaitu untuk bunga deposito DHE SDA yang dikonversi ke rupiah selama 1 bulan sebesar 7,5%, 3 bulan sebesar 5%, 6 bulan atau lebih tarifnya 0%. Sementara bunga deposito DHE SDA yang tidak dikonversi ke rupiah atau dalam valuta asing, yaitu: 1 bulan sebesar 10%, 3 bulan sebesar 7,5%, 6 bulan sebesar 2,5%, dan lebih 6 bulan tarifnya 0%.
Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, selain dari sisi fiskal, pengaturan atau perubahan aturan mengenai DHE juga dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) selaku otoritas yang berwenang pada sistem keuangan Indonesia. Kebijakan yang tengah diramu otoritas moneter ialah terkait dengan bunga yang diterima oleh eksportir yang menempatkan DHE-nya di sistem keuangan Indonesia.
"Return-nya dari Bank Indonesia juga akan melakukan secara kompetitif. Sehingga mereka (eksportir) tidak merasa kehilangan opportunity dari dana devisa yang dia miliki juga, kita menghormati itu," kata Sri Mulyani.
"Tapi juga Indonesia perlu untuk terus menjaga bahwa hasil ekspor di Indonesia tentu perlu untuk terefleksikan di dalam cadangan devisa yang juga akan meningkat, karena itu juga untuk ketahanan ekonomi bersama," tambahnya.
Sementara itu Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu menyatakan, pengaturan mengenai insentif terkait DHE itu dilakukan untuk memastikan hasil ekspor memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.
"Tetapi kita bukan hanya melihat dari insentifnya. Kita juga akan lihat dari kepatuhan pelaporannya. Karena memang selama ini pelaporan itu diatur di dalam PP 1/2019," ujar Febrio. (OL-8)
Eksportir nasional akan menghadapi tantangan besar seiring kewajiban penempatan penuh Devisa Hasil Ekspor (DHE) di bank Himbara mulai 1 Januari 2026.
Pemerintah bakal meninjau dan mengubah kembali aturan Devisa Hasil Eskpor (DHE) atas komoditas Sumber Daya Alam (SDA).
Proyek prioritas di sektor hilirisasi dan ketahanan energi nasional dapat menekan penempatan dana ekspor atau devisa hasil ekspor (DHE) di luar negeri.
Ketua Rumah Sawit Indonesia, Kacuk Sumarto, khawatir kebijakan baru Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) akan mengganggu stabilitas harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit.
Revisi terbaru Peraturan Pemerintah (PP) Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) akan mampu memberikan sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, pada perdagangan Kamis 23 Januari 2025, dibuka menguat 16 poin atau 0,10% menjadi Rp16.264 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.280 per dolar AS.
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved