Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas naik pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (26/10/2022), berbalik menguat dari kerugian sesi sebelumnya, karena dolar AS jatuh ke level terendah tiga minggu ketika data ekonomi AS yang melemah meredakan ekspektasi pada laju kenaikan suku bunga Federal Reserve.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terkerek 3,90 dolar AS atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 1.658,00 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi 1.666,80 dolar AS dan terendah 1.641,20 dolar AS.
Emas berjangka tergelincir 2,20 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.654,10 dolar AS pada Senin (24/10/2022), setelah melonjak 19,50 dolar AS atau 1,19 persen menjadi 1.656,30 dolar AS pada Jumat (21/10/2022), dan terdongkrak 2,60 dolar AS atau 0,16 persen menjadi 1.636,80 dolar AS pada Kamis (20/10/2022).
Dolar AS turun tajam pada Selasa (25/10/2022), karena euro dan pound Inggris naik di tengah membaiknya sentimen risiko dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,90 persen menjadi 110,9500.
Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mendukung emas.
Emas menemukan dukungan tambahan karena Conference Board melaporkan pada Selasa (25/10/2022) bahwa indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 102,5 pada Oktober, dari 107,8 pada September.
Indeks NSA Harga Rumah Nasional AS S&P CoreLogic Case-Shiller, yang mencakup semua sembilan divisi sensus AS, melaporkan kenaikan tahunan 13,0 persen pada Agustus, turun dari 15,6 persen pada bulan sebelumnya.
Tetapi emas dan greenback keduanya tetap dalam kisaran perdagangan yang ketat yang terlihat dalam beberapa pekan terakhir, di tengah meningkatnya ketidakpastian atas jalur kebijakan moneter AS. Sementara harapan potensi kecenderungan dovish oleh Federal Reserve agak menguntungkan harga emas, pasar masih memperkirakan peluang hampir 100 persen untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin oleh Fed pada November.
Dengan suku bunga AS yang akan terus meningkat, para analis memperkirakan tekanan pada harga emas diperkirakan akan bertahan dalam waktu dekat.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 16 sen atau 0,83 persen, menjadi ditutup pada 19,349 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 6,90 dolar AS atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 919,70 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Dolar AS Naik Tipis, Poundsterling Berfluktuasi usai Terpilihnya Sunak
Berdasarkan data penutupan pasar spot dunia pada Jumat (23/1), harga emas global (XAU/USD) ditutup menguat signifikan di kisaran USD4.987 per troy ons.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Update harga emas Antam terbaru hari ini Sabtu, 24 Januari 2026. Cek rincian lengkap harga jual 0,5 gram hingga 1 kg dan harga buyback di sini.
Harga emas Antam hari ini 23 Januari 2026 melonjak gila-gilaan ke Rp2.880.000 per gram. Simak rincian harga terbaru dan faktor pemicu rekor ATH ini.
Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (Indonesia Commodity & Derivatives Exchange/ICDX) melaporkan kinerja positif perdagangan pasar emas fisik secara digital sepanjang 2025.
Kontingen Indonesia langsung tancap gas pada hari pertama ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Indonesia.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dibuka menguat sebesar 36 poin atau 0,21% ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
PEMERINTAH memastikan isu melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi perhatian dalam koordinasi tim ekonomi seraya memastikan penguatan sektor riil
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved