Rabu 31 Agustus 2022, 23:01 WIB

SAI20 Sepakati Dua Dokumen Penting

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
SAI20 Sepakati Dua Dokumen Penting

MI/ M Irfan
Ketua BPK RI Isma Yatun

 

PERTEMUAN Tingkat Tinggi Supreme Audit Institution20 (SAI20) yang berlangsung pada 29-30 Agustus 2022 menyepakati dua dokumen penting, yakni Rules of Procedure (ROP) dan komunike.

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) selaku ketua dalam forum engagement group baru itu berhasil meninggalkan warisan Presidensi G20 Indonesia.

"Dua dokumen penting telah disepakati di SAI20, yaitu Rules of Procedure atau RoP dan SAI20 komunike," ujar Ketua BPK RI sekaligus Chair SAI20 Isma Yatun saat memberikan pernyataan dalam konferensi pers di Nusa Dua, Bali, Selasa (30/8).

SAI20 RoP, lanjutnya, disepakati akan memuat prinsip-prinsip yang menjadi panduan bagi pengaturan operasionap SAI20 di masa ini dan mendatang. Sedangkan komunike yang disepakati menekankan pentingnya kontribusi SAI20 pada G20 untuk mendukung tema Presidensi G20 Indonesia, yakni Recover Together, Recover Stronger.

Isma juga menyampaikan, sebagai engagement group baru di G20, kesepakatan dan hasil yang dicapai dari SAI20 cukup baik. Komunike yang telah disepakati nantinya akan diserahkan kepada pemerintah negara G20 untuk dijadikan pertimbangan kesepakatan pada November mendatang.

"Komunike tersebut memiliki output dari SAI20 summit yang akan disampaikan kepada Presidensi G20 Indonesia untuk diangkat oleh pemimpin G20 indonesia pada pertemuan puncak G20 november 2022," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BPK Agus Joko Pramono mengungkapkan, SAI20 dapat menjadi batu lompatan bagi BPK untuk bisa berkontribusi lebih di kancah internasional. "Ini sebagai batu loncatan bagi kami, karena kami punya cita-cita internasional yang cukup prestisius. Kita berusaha auditor beberapa institusi United Nation yang mewakili region Asia. Ini sekaligus menunjukkan peran kita bahwa kita mampu mengelola isu internasional," jelasnya.

"Jadi ini penting sekali untuk menunjukkan benchmarking internasional dan semua paham kita punya kapasitas. Ide yang lebih besar lagi adalah mengetuai INTOSAI. Kita akan berusaha memimpin BPK sedunia, itu memang bukan tugas yang ringan, tapi itu achieveable," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Pengamat: Ciptakan Lapangan Pekerjaan Seluasnya untuk Atasi Garis Kemiskinan

👤Ficky Ramadhan 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:46 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan garis kemiskinan berdasarkan total pengeluaran bulanan dari setiap orang untuk memenuhi kebutuhan...
Dok. Skandinavia Apartement

Fasilitas yang Fokus pada Keluarga jadi "Senjata" Skandinavia Pasarkan Apartemen

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:41 WIB
Apartemen yang memiliki konsep desain interior sesuai dengan namanya, Scandinavian, terus-menerus menyuguhkan fasilitas terbaik, seperti...
MI/Dwi Apriani

Pengamat Nilai Harga BBM Subsidi Belum Perlu Penyesuaian

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 16:30 WIB
DIREKTUR Executive Energy Watch Mamit Setiawan menilai harga BBM subsidi sebaiknya tidak diturunkan dalam waktu dekat, menanggapi penurunan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya