Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PLN (Persero) siap memasok listrik sebesar 35 megavolt ampere (MVA) untuk mendukung operasional tambang emas milik PT Gorontalo Sejahtera Mining.
Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara PLN Adi Priyanto menegaskan PLN akan menyediakan dan mengelola infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendorong industri pertambangan nasional.
Adapun untuk memenuhi kebutuhan daya PT Gorontalo Sejahtera Mining, PLN akan memasok listrik melalui jaringan dengan tegangan listrik 150 kV.
“Kami berharap layanan PLN dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk mendukung potensi pengembangan industri di daerah Gorontalo dan sekitarnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/8).
Komitmen penyediaan kebutuhan listrik PT GSM dituangkan dalam Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik, Senin (8/8). Lebih lanjut, Adi menjelaskan MoU tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari pelanggan terkait urusan listrik kepada PLN.
“Kami pastikan pasokan untuk Gorontalo secara umum aman. Untuk itu pengusaha dan masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan daya listrik,” kata Adi.
Baca juga: ESDM: 71 Perusahaan belum Penuhi Kewajiban DMO ke PLN
Ia menambahkan pada 2023 - 2024, PLN bersiap menyambungkan sistem kelistrikan Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo dengan Sistem Kelistrikan Sulawesi Selatan. Dengan begitu, akan berdampak pada kemampuan sistem kelistrikan yang sangat andal.
Untuk pasokan daya kelistrikan di Sulawesi Utara, khususnya Gorontalo, saat ini adalah 627,32 megawatt (MW). Beban puncaknya ada di angka 425,11 MW dan cadangan daya 202,21 MW. Sehingga PLN merasa sangat siap melayani kebutuhan pelanggan industri dan masyarakat umum.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Gorontalo Sejahtera Mining Boyke P Abidin menjelaskan hadirnya alternatif energi dari PLN tidak hanya menunjang kebutuhan operasional tambang, tetapi juga memastikan listrik yang digunakan berasal dari sumber energi yang baik.
“Ini adalah MOU kedua yang saya tandatangani setelah sebelumnya untuk tambang emas di Banyuwangi yang dikelola PT Bumi Suksesindo (BSI),” ungkapnya.
Diharapkan, hadirnya pasokan listrik PLN dapat mendukung eksplorasi dan eksploitasi tambang emas yang berlokasi Kabupaten Pohuwatu, Provinsi Gorontalo.
Boyke menambahkan, pengembangan tambang emas ini sudah disiapkan dalam 10 tahun terakhir dengan masa konsesi hingga 20 tahun ke depan.
“Ini proyek yang cukup besar. Kalau kami jadi pelanggan PLN, tentunya kami akan menjadi pelanggan yang setia,” tegasnya.(OL-5)
PLN telah menyediakan 4.769 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 3.078 titik di seluruh Indonesia.
Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, PLN memastikan kesiapan pasokan listrik di berbagai objek vital.
Hingga saat ini, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi di seluruh Indonesia.
PLN EPI memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Pesan tersebut disampaikan Darmawan saat memberikan motivasi kepada mahasiswa Ikatan Kerja Institut Teknologi PLN (ITPLN) di Kampus ITPLN, Jakarta.
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero memastikan kesiapan sistem kelistrikan di Bali menjelang dua momen besar keagamaan, yakni Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
BRIN mengungkapkan bahwa penambangan emas skala kecil (PESK) dan tradisional menjadi sumber antropogenik terbesar emisi merkuri di Indonesia.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyatakan masih menunggu surat resmi pemerintah terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved