Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMBUKA rangkaian parayaan hari jadinya yang jatuh pada setiap tanggal 16 Desember, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI menggelar Kick Off HUT ke-126 pada Kamis (28/10).
Bertempat di Kantor Pusat BRI, Jakarta, penyelenggaraan Kick Off HUT BRI ke-126 kali ini mengambil tema “Memberi Makna Indonesia” dan menggandeng band legendaris Tanah Air Padi Reborn.
Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menyampaikan bahwa tema yang diusung di ulang tahun BRI yang ke-126 kali ini adalah “Memberi Makna Indonesia”.
Hal tersebut tak terlepas dari perjalanan panjang BRI yang sejak dibentuk pada tahun 1895 terus bertumbuh bersama masyarakat Indonesia dan menciptakan serta memberikan kontribusi positif untuk pembangunan bangsa.
Catur juga menyebut, bahwa pada usianya yang semakin matang, perseroan akan terus menjaga komitmennya untuk terus menciptakan social value maupun economic value untuk Indonesia.
“Kami bersyukur dalam perjalanan Panjang tersebut, kami dapat terus berperan aktif memberikan kontribusi positif untuk Indonesia.” ujarnya.
Catur menjelaskan, Memberi Makna Indonesia memiliki arti bahwa seluruh Insan BRILian (pekerja BRI) senantiasa terus belajar, bertumbuh, dan memberi kontribusi untuk Indonesia.
Didukung dengan inovasi, teknologi, dan budaya berbasis kinerja, diharapkan Insan BRILian dapat bekerja sebaik mungkin dengan mental setangguh baja yang membawa semangat perubahan.
Pada HUT ke-126 ini perseroan pun juga menjadikan program Desa BRILian sebagai salah satu contoh bukti nyata Memberi Makna Indonesia. Desa BRILian merupakan desa binaan BRI yang memiliki empat aspek ekosistem.
Pertama, BUMDes yang aktif sebagai penggerak ekonomi desa. Kedua, digitalisasi yang terimplementasi di desa, termasuk keuangan digital dan pemanfaatan produk-produk digital BRI seperti Agen BRILink, Web Pasar (pasar.id), hingga Stroberi.
Ketiga, inovasi yaitu desa yang kreatif dalam memecahkan masalah kemasyarakatan. Keempat adalah sustainability yaitu Desa Tangguh yang mampu meningkatkan ke-sejahteraan masyarakat desa melalui sektor usaha unggulan desanya secara berkesinambungan.
Salah satu bukti nyata BRI hadir Memberi Makna Indonesia, yaitu dengan memperkuat desa melalui keempat aspek tersebut sehingga desa-desa menjadi lebih berdaya dan berkembang melalui aksi pengembangan UMKM yang merupakan salah satu aksi korporasi yang dilakukan oleh BRI.
Pada peringatan HUT BRI kali ini, Desa BRILian yang terpilih akan mendapat bantuan dari program BRI Peduli. Jika dirinci bantuan tersebut meliputi bantuan sarana umum yakni renovasi atau pembangunan jalan umum, gapura, penerangan jalan, toilet umum, jembatan, serta sarana prasarana lainnya yang dapat diakses oleh masyarakat.
Padi Reborn Menjadi Pembeda
Kehadiran Padi Reborn dalam HUT ke-126 BRI kali ini tidak hanya sekedar menjadi bintang tamu utama, Namun BRI dan Padi Reborn akan mempersembahkan lagu MMI (Memberi Makna Indonesia) yang merupakan buah kerja sama yang dinisiasi oleh keduanya.
BRI dan Padi Reborn berharap lagu MMI dapat meningkatkan semangat masyarakat Indonesia. BRI memberi makna dengan proses bisnisnya di layanan keuangan, sedangkan Padi Reborn yang merupakan seniman Ranah Air hadir dengan memberikan spirit melalui karya-karya yang memberikan inspirasi maupun hiburan.
Hal ini diharapkan dapat menjadi suntikan semangat bagi masyarakat untuk dapat bangkit dari kondisi menantang karena pandemi Covid-19.
“Harapannya lagu MMI ini dapat memberikan semangat kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus bangkit dan tidak pernah berhenti berkarya Memberi Makna Indonesia,” tambah Catur.
Tidak hanya itu, melalui program CSR “BRI Peduli Campaign Lagu Memberi Makna Indonesia”, BRI mengajak seluruh Masyarakat Indonesia untuk turut berkontribusi meningkatkan Pendidikan di Indonesia.
Caranya dengan menyayikan lagu “Memberi Makna Indonesia” secara duet virtual, nantinya setiap karya atau cover lagu yang diunggah di Instagram ataupun tiktok dengan hashtag #MemberiMaknaIndonesia dan #HUT126BRI akan “dikonversikan” menjadi bantuan donasi senilai Rp 1.000.000,- per 1 lagu.
Selanjutnya, total donasi tersebut akan disumbangkan untuk pembangunan maupun renovasi sekolah di perbatasan Indonesia pada awal Desember nanti.
“Aktivasi program ini akan berlangsung mulai 28 Oktober sampai dengan 1 Desember 2021. Melalui program ini, kami memberikan kesempatan luas bagi masyarakat agar terus berperan aktif dalam membantu serta mendukung pengembangan pendidikan Indonesia.” tutupnya. (RO/OL-09)
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Kali ini, Judika keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi nuansa musik Folk lewat single Terpikat Pada Cinta.
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Dia mengatakan industri pertahanan dalam negeri, misalnya PT Pindad, saat ini mampu memproduksi peluru-peluru kaliber kecil misalnya yang berukuran 5,56 mm dan 7,62 mm.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved