Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta pemerintah melindungi petani ayam petelur. Pasalnya, penanaman modal asing di sektor itu menjatuhkan harga telur.
“Langkah yang dapat dilakukan untuk mengembalikan harga telur ke level normal adalah dengan menghentikan pembangunan kandang-kadang integrator dan menyerahkan budidayanya kepada peternak rakyat”, paparnya dalam keterangan resmi, Minggu (24/10).
Menurut Anggota Komisi III DPR RI itu, harga telur yang rendah membuat peternak tidak mendapat untung. Harga telur dari petani hanya Rp18 ribu atau sesuai biaya produksi.
"Dengan harga segitu, mereka hanya balik modal sehingga ini sangat memberatkan. Padahal ini adalah bulan maulid yang seharusnya tingkat permintaan tinggi dan harganya bagus," katanya.
Ia mengatakan informasi terkini soal telur itu didapat langsung dari para peternak.
"Karenanya kita coba cek ke peternak langsung, kita datangi kandangnya untuk mendapat informasi secara langsung," paparnya.
Wawan, peternak telur meminta Habib Aboe untuk menyampaikan kondisi ini ke pemerintah supaya segera memberi solusi.
“Ini kan musim maulid, sebenarnya kita berharap harganya bisa bagus, sehingga para peternak bisa dapat untung”, tukasnya. (OL-1)
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, harga telur, cabai, dan bawang di Kota Sukabumi mulai turun. Simak daftar harga pangan terbaru dan stok bapokting di sini.
Di Pasar Tiban Center, harga beras kemasan 5 kilogram masih dijual sekitar Rp85 ribu, kemasan 10 kilogram Rp155 ribu, dan kemasan 25 kilogram berkisar Rp350 ribu.
Terlur mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin A, D, E, B12, mineral zat besi, fosfor, selenium.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Warga bisa memanfaaatkan bahan pangan lokal yang murah namun kaya nutrisi dan bergizi untuk dimasukan dalam menu sehari-hari.
Agar tetap aman mengonsumsi telur, batasi 1 sampai 2 butir per hari untuk kebanyakan orang sehat, pilih cara masak rebus atau kukus, serta seimbangkan dengan sayur, buah
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Telur merupakan sumber protein hewani yang sudah menjadi pangan pokok dan banyak dikonsumsi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved