Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta pemerintah melindungi petani ayam petelur. Pasalnya, penanaman modal asing di sektor itu menjatuhkan harga telur.
“Langkah yang dapat dilakukan untuk mengembalikan harga telur ke level normal adalah dengan menghentikan pembangunan kandang-kadang integrator dan menyerahkan budidayanya kepada peternak rakyat”, paparnya dalam keterangan resmi, Minggu (24/10).
Menurut Anggota Komisi III DPR RI itu, harga telur yang rendah membuat peternak tidak mendapat untung. Harga telur dari petani hanya Rp18 ribu atau sesuai biaya produksi.
"Dengan harga segitu, mereka hanya balik modal sehingga ini sangat memberatkan. Padahal ini adalah bulan maulid yang seharusnya tingkat permintaan tinggi dan harganya bagus," katanya.
Ia mengatakan informasi terkini soal telur itu didapat langsung dari para peternak.
"Karenanya kita coba cek ke peternak langsung, kita datangi kandangnya untuk mendapat informasi secara langsung," paparnya.
Wawan, peternak telur meminta Habib Aboe untuk menyampaikan kondisi ini ke pemerintah supaya segera memberi solusi.
“Ini kan musim maulid, sebenarnya kita berharap harganya bisa bagus, sehingga para peternak bisa dapat untung”, tukasnya. (OL-1)
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
Terlur mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin A, D, E, B12, mineral zat besi, fosfor, selenium.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Warga bisa memanfaaatkan bahan pangan lokal yang murah namun kaya nutrisi dan bergizi untuk dimasukan dalam menu sehari-hari.
Agar tetap aman mengonsumsi telur, batasi 1 sampai 2 butir per hari untuk kebanyakan orang sehat, pilih cara masak rebus atau kukus, serta seimbangkan dengan sayur, buah
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Telur merupakan sumber protein hewani yang sudah menjadi pangan pokok dan banyak dikonsumsi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved