Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA emas naik relatif tajam pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (21/10). Ini memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut setelah dolar AS melemah, ketika kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan masalah rantai pasokan meningkatkan daya tarik logam safe-haven.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 14,4 dolar AS atau 0,81 persen menjadi ditutup pada 1.784,90 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (19/10/2021), emas berjangka terangkat 4,8 dolar AS atau 0,27 persen menjadi 1.770,50 dolar AS.
Emas berjangka jatuh 2,6 dolar AS atau 0,15 persen menjadi 1.765,70 dolar AS pada Senin (18/10/2021), setelah anjlok 29,6 dolar AS atau 1,65 persen menjadi 1.768,30 dolar AS pada Jumat (15/10/2021), dan terkerek 3,2 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 1.797,90 dolar AS pada Kamis (14/10/2021).
Dolar merosot, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
“Ada kekhawatiran global tentang apa yang terjadi dengan krisis pasokan dan kurangnya tindakan dari Federal Reserve. Sepertinya The Fed berada di belakang bola tentang inflasi," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.
“Dengan rantai pasokan dan masalah inflasi, bagaimana saham akan terus mencapai level tertinggi baru?” Haberkorn mengatakan, menambahkan bahwa "ada pelarian ke tempat yang aman ke emas yang akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan."
Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan pada Selasa (19/10/2021) jika inflasi terus meningkat pada kecepatan saat ini dalam beberapa bulan ke depan, pembuat kebijakan mungkin perlu mengadopsi "respons kebijakan yang lebih agresif tahun depan.
Emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, meskipun pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Juga mendorong emas, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan mundur setelah mencapai tertinggi lima bulan di awal sesi.
Analis StoneX, Rhona O'Connell mengatakan emas akan melihat perubahan dalam kisaran sempit setelah menembus level kunci 1.800 dolar AS per ounce, menambahkan bahwa risikonya ada pada sisi positif menjelang festival Diwali India dan dengan permintaan yang stabil di China.
Laporan Beige Book Federal Reserve tentang kondisi ekonomi saat ini yang dirilis tak lama setelah emas berjangka ditutup pada Rabu (20/10/2021) mengatakan ekonomi AS tumbuh pada "tingkat sedang hingga moderat", dan mengakui pada saat yang sama bahwa sebagian besar Amerika Serikat melaporkan "harga yang meningkat secara signifikan", memicu inflasi.
Investor juga sedang menunggu indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur AS, indikator inflasi lainnya, yang akan dirilis pada Jumat (22/10/2021).
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 56,2 sen atau 2,35 persen, menjadi ditutup pada 24,445 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 5,2 dolar AS atau 0,5 persen, menjadi ditutup pada 1,052,30 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga:Pemerintah Tawarkan Tiga Proyek Energi Terbarukan kepada Jepang
Update harga emas Antam terbaru hari ini Sabtu, 24 Januari 2026. Cek rincian lengkap harga jual 0,5 gram hingga 1 kg dan harga buyback di sini.
Harga emas Antam hari ini 23 Januari 2026 melonjak gila-gilaan ke Rp2.880.000 per gram. Simak rincian harga terbaru dan faktor pemicu rekor ATH ini.
Harga emas Antam hari ini 22 Januari 2026 resmi turun. Cek rincian harga dasar per gram dan harga buyback terbaru di Butik Logam Mulia di sini.
Harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 22 Januari 2026 melonjak tajam. UBS tembus Rp2,9 juta per gram. Cek daftar harga lengkapnya di sini.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem di awal 2026 yang dapat memengaruhi distribusi logistik dan operasional tambang.
PEMERINTAH memastikan isu melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi perhatian dalam koordinasi tim ekonomi seraya memastikan penguatan sektor riil
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved