Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI BUMN Erick Thohir mendorong perusahaan BUMN dan anak cucu BUMN untuk segera melantai di pasar modal, serta melakukan penawaran saham perdana (IPO).
Pasalnya, kondisi pasar saham saat ini tengah membaik. Tim riset Mirae Asset Sekuritas memandang langkah IPO sejumlah perusahaan BUMN dan anak BUMN tepat dilakukan pada 2022. Sebab, pada tahun depan ada momentum pemulihan ekonomi nasional.
Hingga saat ini, banyak antrean anak usaha BUMN yang memiliki rencana IPO. Mulai dari Miratel, anak usaha Krakatau Steel, berikut anak usaha para emiten konstruksi. Diharapkan pada 2022, beberapa anak usaha BUMN bisa melalukan IPO.
Baca juga: Tujuh BUMN Diusulkan Dapat PMN pada Tahun Ini
"Keuntungan bila anak usaha BUMN melakukan IPO, yakni, bussiness investor akan selalu lebih 'percaya' bahwa saham anak usaha BUMN bisa dipegang untuk jangka panjang. Karena banyak keuntungan terkait kebijakan, terutama proyek yang kemungkinan didapatkan dari induk usahanya," tutur Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Roger, Kamis (7/10)
Secara umum, IPO anak usaha BUMN mengindikasikan bahwa pasar modal dan momentum ekonomi sedang bagus. Hal ini memberikan sinyal positif ke investor. "Banyak sisi positifnya IPO saham BUMN. Lalu, bagi investor maupun pasar modal itu sendiri," imbuh Roger.
Baca juga: Realisasi Dividen BUMN Hingga Agustus 2021 Lampaui Target
Adapun Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina menilai selain dari sisi waktu, sisi kinerja perusahaan BUMN juga harus dipastikan prima dan punya prospek cerah untuk IPO. Pemerintah dikatakannya harus cermat melihat momentum pemulihan ekonomi.
Dengan begitu, pelaksanaan IPO perusahaan BUMN dan anak usaha BUMN menjadi lebih progresif. Serta, memiliki prestise yang kuat dan nilai lebih dari investor. "Perusahaan ketika go public akan menjadi salah satu pilihan emiten. Mayoritas BUMN punya target pasar yang jelas terkait proyek pemerintah. Memiliki size perusahaan yang besar," jelas Martha. (OL-11)

BADAN Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mulai meninjau ulang atau audit kondisi perusahaan-perusahaan BUMN milik negara.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Program Mudik Gratis Pelindo 2026 resmi dibuka! Simak cara daftar online di mudikpelindo.id, syarat dokumen, jadwal keberangkatan, hingga rute kota tujuan.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dugaan pemerasan berkedok wartawan menyerang BUMN dan perusahaan swasta dengan tuduhan laporan keuangan fiktif. Modus ancaman dan intimidasi terungkap.
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved