Jumat 17 September 2021, 14:52 WIB

Rekor, Nilai IPO Hingga September Tembus Rp32,14 Triliun

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Rekor, Nilai IPO Hingga September Tembus Rp32,14 Triliun

Antara
Ilustrasi pekerja melintasi layar pergerakan IHSG di gedung BEI, Jakarta.

 

BERDASARKAN data Bursa Efek Indonesia (BEI) per 16 September 2021, diketahui sudah terkumpul dana sebesar Rp32,14 triliun dari 38 perusahaan IPO. Nilai itu merupakan perolehan dana terbesar yang dihimpun perusahaan melalui IPO, sejak pemerintah mengaktifkan kembali pasar modal pada 1977. 

"Pencapaian terbesar sebelumnya, yaitu pada 2010 di mana total dana dihimpun melalui IPO sebesar Rp29,67 triliun, yang diperoleh dari IPO 23 Perusahaan," ungkap Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Jumat (17/9).

Baca juga: BEI Hadirkan Layanan Data untuk Sektor UMKM

Hingga 16 September 2021, sebanyak 38 perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia. Lalu, terdapat 26 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI.

Dari 26 perusahaan di pipeline 2021, ada satu perusahaan yang termasuk start-up dan merupakan hasil binaan dari IDX Incubator. Perusahaan ini berada di sektor teknologi dan sub sektor: Software & IT Services, yakni perusahaan teknologi informasi inkubator startup yang membangun produk perangkat lunak.

"Adapun kisaran dana dihimpunnya belum dapat kami sampaikan. Proses book building dalam rangka pembentukan harga belum selesai dilakukan," imbuh Nyoman.

Baca juga: Akhirnya, Indosat dan Tri Gabung Jadi Indosat Ooredoo Hutchison

Berdasarkan klasifikasi aset dari 26 perusahaan, merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017, yaitu 4 perusahaan dengan aset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar. Lalu, 7 perusahaan aset skala menengah Rp50-250 miliar dan 15 perusahaan dengan aset skala besar atau di atas Rp250 miliar.

"Dari pipeline 26 perusahaan tersebut, ada dua BUMN dan subsidiary (anak usaha)," pungkasnya.(OL-11)

 

Baca Juga

Dok: Telkomsel

Telkomsel redi dan blu by BCA Digital Berkolaborasi untuk Akses Keuangan Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 14:29 WIB
Kolaborasi ini memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai layanan perbankan blu dari aplikasi Telkomsel redi, seperti pembukaan dan...
DOK Humas Karantina Pertanian Belawan.

Belanda Jajaki Sumut Investasi Pertanian dan Perkebunan

👤Yoseph Pencawan 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 13:51 WIB
Sumut pun sangat memerhatikan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Berbagai perusahaan sawit juga sudah mengantongi sertifikasi...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Menkop dan UKM Dorong Pelaku UMKM Bertransformasi Digital

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 13:22 WIB
Sektor UMKM berkontribusi terhadap 61 persen PDB nasional. UMKM juga menyerap 97 persen tenaga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya