Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah tekanan dan penurunan pasar properti akibat pandemi Covid-19, PT Diamond Citra Propertindo (DADA) cukup berhasil dalam menjaga dan mempertahankan kinerja usaha sepanjang tahun lalu.
Berdasarkan laporan keuangan pada 2020, perusahaan berhasil mencatat pencapaian laba bersih hingga 109,77 persen dari tahun 2019.
Presiden Direktur PT Diamond Citra Propertindo Adam Bilfaqih mengatakan, pandemi covid-19 telah berdampak pada perlambatan berbagai aktivitas bisnis dan penjualan, khususnya terjadi pada awal-awal diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar di sejumlah kota besar di Indonesia.
Namun demikian, PT Diamond Citra Propertindo dapat melalui 2020 dengan baik, hal ini tercermin dari pendapatan DADA yang berhasil tercatat sebesar Rp92,79 miliar di akhir tahun 2020.
“Jumlah ini turun 17,51% secara tahunan (yoy) dibanding pendapatan tahun 2019 yang sebesar Rp112,48 miliar,” kata Adam dalam keterangannya.
Lebih jauh Adam menjelaskan, Kontribusi pendapatan DADA paling besar berasal dari penjualan unit Apartemen Dave yang mencapai Rp48,23 miliar dan Apple1 Condovilla sebesar Rp48,44 miliar.
Dengan pendapatan yang turun, DADA terlihat berhasil menekan beban pokok pendapatan hingga 43,3% yoy dari Rp88,51 miliar menjadi Rp50,18 miliar di tahun lalu. Alhasil laba bruto emiten properti ini naik dari Rp24 miliar menjadi Rp42,62 miliar.
Baca juga : Tetap Bertumbuh Positif di Masa Penuh Tantangan
Sehingga, meski beban usaha naik 37,94% dari Rp14,05 miliar menjadi Rp23,24 miliar, laba bersih DADA tidak mengalami tekanan. Adapun laba bersih yang dikantongi DADA mencapai capai Rp11,16 miliar di akhir tahun lalu, Jumlah itu, melonjak 109,77% dibandingkan laba bersih tahun 2019 yang hanya Rp5,32 miliar.
Liabilitas DADA tercatat sebesar Rp249,32 miliar. Didominasi oleh liabilitas jangka pendek sebesar Rp205,32 miliar. Sedangkan ekuitas DADA sebesar Rp337,84 miliar. Pada akhir periode, DADA memiliki kas dan setara kas sebesar Rp22,61 miliar.
Dari sisi aset, Adam menjelaskan, hingga saat ini perseroan memiliki nilai aset sebesar Rp587,16 miliar di 2020 mengalami kenaikan 139% dari tahun 2019 yaitu Rp245,28 miliar dengan didominasi oleh aset lancar sebesar Rp322,65 miliar.
Dave Apartment adalah apartment highrise yang memiliki 25 lantai dengan total unit hampir 900. Apartemen yang sudah beroperasional ini menyumbang keuntungan terbesar bersama Apple1 Condovilla, yang merupakan Apartemen low-rise 4 lantai berlokasi di TB Simatupang, yang di tahun 2021 ini akan serah terima.
Sepanjang 2020, Perseroan mengembangkan proyek-proyek strategis mencakup proyek residensial, seperti peluncuran Apple3 Condovilla yang berlokasi di kawasan Lebak Bulus Cilandak.
“Diamond Citra Propertindo senantiasa melakukan inovasi serta promosi iklan dan strategi pemasaran digital untuk memberikan stimulus tambahan agar dapat menumbuhkan kembali daya beli masyarakat,” tutup Adam. (RO/OL-7)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp594,82 miliar hingga kuartal III-2025.
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatat kinerja gemilang sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
Bank Jakarta berhasil mencatatkan kinerja keuangan positif hingga triwulan III tahun 2025.
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menyebutkan akses terhadap infrastruktur transportasi massal menjadi pendorong kenaikan harga dan minat beli properti residensial.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved