Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Muhammad Lutfi memastikan harga kebutuhan bahan pokok stabil dan ketersediaan pasokan aman saat memasuki Ramadan.
"Kami berharap masyarakat dapat berpuasa dan menyambut Lebaran dengan tenang," ujar Lutfi saat meninjau Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana di Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/4).
Selama Ramadan dan Idulfitri, Kementerian Perdagangan terus memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Dari hasil pantauan di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana Bandung pada hari pertama puasa, harga bahan pokok stabil dan pasokan tersedia.
Baca juga: Kementan: Ketersediaan Pangan Puasa dan Lebaran Aman Terkendali
"Secara umum, komoditas bahan pokok di pasar tidak mengalami gejolak harga. Kami melihat ada komoditas yang harganya turun, seperti cabai turun 20–25% dibandingkan minggu lalu," papar Lutfi.
"Di Bandung ini, harga beras medium dan premium lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan, harga gula cukup stabil,” imbuhnya.
Dari pantauan di Pasar Kosambi, tercatat harga beras medium Rp10.000–Rp11.000/kg, beras premium Rp12.000–Rp13.000/kg, gula pasir curah Rp13.000-Rp13.500/kg, minyak goreng curah Rp13.800/liter dan minyak goreng kemasan Rp14.000–Rp16.000/liter.
Baca juga: KKP: Kegiatan Ekonomi di Laut Harus Ramah Lingkungan
Kemudian, daging ayam Rp45.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, telur ayam ras Rp25.000/kg, cabai merah keriting Rp60.000/kg, cabai merah besarbRp70.000/kg, cabai rawit merahbRp80.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg dan bawang putih honan Rp30.000/kg.
Sementara itu, di Pasar Sederhana tercatat harga beras medium Rp10.000/kg, beras premium Rp12.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/kg, minyak goreng kemasan Rp13.500/kg dan daging ayam Rp40.000/kg.
Lalu, daging sapi Rp130.000/kg, telur ayam ras Rp25.000/kg, cabai merah keriting Rp45.000/kg, cabai merah besar Rp45.000/kg, cabai rawit merah Rp70.000/kg, bawang merah Rp30.000/kg dan bawang putih honan Rp30.000/kg.
Baca juga: Pengusaha Siap Bayar THR Tepat Waktu
Lutfi menyebut ada kenaikan harga minyak goreng yang dipengaruhi kenaikan harga CPO pada 2021 sebesar 40%, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Saya akan berkoordinasi dengan industri untuk memastikan suplai lebih agar harga tidak terlalu tinggi. Mudah-mudahan minggu depan kita dapat melihat penurunan harganya," tukas Lutfi.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menambahkan bahwa kenaikan satu atau dua komoditas di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana masih relatif aman dan dapat ditoleransi. Kenaikan yang terjadi pada Ramadan masih dalam tingkat yang wajar, karena tingginya permintaan.(OL-11)
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Pasar Kamp itu timbul dadakan atas inisiatif pedagang Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang berjualan di jalur itu untuk meringankan pedagang dari Bener Meriah serta Aceh Tengah.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
“Secara umum ketersediaan bahan pokok aman, termasuk menghadapi musim hujan. Sampai sekarang belum ada gangguan distribusi dari daerah pengirim maupun dari peternak lokal,”
MELAMBUNGNYA harga kebutuhan pokok di Pulau Bawean, membuat warga di sana menjerit. Meningkatnya harga terjadi karena kelangkaan yang terjadi akibat pasokan yang minim.
hal ini menjadi salah satu faktor momen perbaikan ekonomi setelah Idulfitri adalah harga pangan yang cenderung terkendali.
Pedagang mengaku, kenaikan harga ini karena memang harga beli para pedagang dari distributor sudah tinggi, sehingga pedagang hanya melakukan penyesuaian harga saja
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved