Selasa 23 Februari 2021, 19:14 WIB

PBNU Harapkan Revisi UU ITE Akselerasi Ekonomi Digital

Putra Ananda | Ekonomi
PBNU Harapkan Revisi UU ITE Akselerasi Ekonomi Digital

Ilustrasi
Ilustrasi Undang-Undang ITE

 

RENCANA revisi Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) diharapkan mampu menyesuaikan kebutuhan perkembangan kemajuan teknologi ekonomi digital. Revisi jangan sampai terjebak hanya pada pasal karet yang selama ini kerap diperdebatkan di publik. 

"Untuk itu mumpung ada momen ingin revisi jangan cuma terbatas pada pasal-pasal karet. Melainkan mengutamakan revisi terhadap peraturan ekonomi-ekonomi digital," ujar Ketua PBNU Marsyudi Suhud saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (23/2).

Menurut Marsyudi, negara perlu menerapkan aturan yang pasti terkait transaksi elektronik yang semakin hari semakin meningkat. Peraturan tersebut dibutuhkan untuk menjamin kamanan dan regulasi transaksi yang terjadi di era ekonomi digital.

Baca juga : Dampak Pandemi Covid-19, Utang Negara Naik 8%

"Saat ini kan ekonomi digital sudah berjalan namun kita belum punay aturannya. Bahkan sudah sampai ke uang digital atau crypto," ungkapnya. 

Pemerintah sendiri melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD telah membentuk tim pengkaji revisi UU ITE. Tim ini terdiri dari lintas kementerian dan lembaga yang akan mengkaji kembali perlu atau tidaknya revisi UU ITE dilakukan melalui parelemn. (OL-7)

Baca Juga

DOK.BNC

Transformasi ke Digital, Nilai Saham Bank Neo Commerce Naik

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 26 Februari 2021, 01:00 WIB
Melalui aksi korporasi ini, diharapkan perseroan akan mendapatkan suntikan dana sebesar Rp249,82...
Dok. 99 Group

Pandemi Covid-19 Picu Sektor Properti Befluktuasi pada 2020

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 25 Februari 2021, 23:44 WIB
Pertumbuhan suplai listing tertinggi terjadi di bulan Juli sebesar 8.75 persen. Penurunan suplai listing yang cukup drastis terjadi dari...
ANTARA FOTO/Moch Asim

259 Ton Udang Vaname Sulteng Diekspor ke Jepang

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 23:33 WIB
Volume ekspor udang vaname tahun 2020 mengalami penurunan dari pada volume ekspor udang vaname tahun 2019 yang mencapai 285,66 ton senilai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya