Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) berpendapat pandemi covid-19 menimbulkan sejumlah risiko bagi kementerian atau lembaga (K/L) dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Kondisi itu juga berdampak pada penyusunan laporan keuangan.
Demikian disampaikan Anggota I BPK Hendra Susanto dalam Entry Meeting Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) di Lingkungan Auditorat Keuangan Negara (AKN) I BPK secara virtual, Kamis (4/2).
"Pandemi covid-19 yang melanda di 2020 menimbulkan beberapa risiko bagi K/L dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Termasuk, dalam penyusunan laporan keuangan," jelas Hendra.
Baca juga: Ini Strategi Pemerintah untuk Bangkitkan Ekonomi Nasional
Pertama ialah terkait risiko strategis. Menurutnya, K/L akan kesulitan mencapai tujuan kebijakan secara efektif dan efisien. Kedua, risiko timbulnya moral hazard dan kecurangan.
"Ini adalah risiko penyalahgunaan wewenang dan kecurangan dalam melaksanakan kebijakan yang dapat merugikan keuangan negara. Seperti yang terjadi di Kemensos," imbuh Hendra.
Adapun ketiga menyangkut risiko operasional, yang menyebabkan kendala pelaksanaan di lapangan. Sebab, adanya kompleksitas kegiatan, rentan kendali yang luas, koordinasi antara pusat dan derah, validitas data, hingga banyaknya peraturan baru.
Keempat, berkaitan dengan risiko kepatuhan. Hal ini menimbulkan risiko pelanggaran terhadap pelanggaran perundangan. Termasuk, penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa yang menimbulkan risiko hukum.
Baca juga: Menaker Sebut Subsidi Upah Disetop karena Fokus ke Kartu Prakerja
Lalu kelima, risiko penyajian laporan keuangan. Aspek ini akan menyebabkan risiko penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa di masa pandemi covid-19.
"Karena pandemi memengaruhi akun belanja modal, belanja barang, persediaan dan aset tetap, yang berdampak pada kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah," terangnya.
Hendra menegaskan pemeriksaan BPK atas penyajian dan pertanggungjawaban pengelolaan anggaran K/L untuk penanganan pandemi, bersumber dari Bendahara Umum Negara (BUN), refocussing anggaran, serta realokasi anggaran yang dilakukan.(OL-11)
Kemudahan transaksi digital, mulai dari one-click checkout hingga godaan promo di notifikasi ponsel, menjadi pemicu utama tingginya perilaku konsumtif.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
Memahami dinamika harga emas tidak hanya sekadar melihat grafik harian.
Perencanaan yang matang merupakan kunci untuk menyeimbangkan antara kebutuhan saat ini dan impian di masa depan.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved