Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog mendapat penugasan impor daging kerbau dari India dengan volume 80.000 ton pada tahun ini. Pasokan daging kerbau untuk memenuhi konsumsi masyarakat, khususnya jelang Hari Raya Idulfitri.
Diketahui, Bulog telah mengajukan impor daging kerbau untuk mengantisipasi lonjakan harga daging sapi jelang Ramadan dan Lebaran. Penugasan impor daging kerbau mengacu keputusan dalam rapat koordinasi terbatas di Kemenko Bidang Perekonomian.
"Kita mengajukan impor daging, khususnya menghadapi puasa dan Lebaran. Karena kebutuhan akan meningkat, sehingga jauh-jauh hari mengajukan," ungkap Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (3/2).
Baca juga: Bulog Ingin Pasok Beras untuk TNI, Polri dan ASN
Buwas, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa impor daging kerbau akan dilakukan secara bertahap dan sesuai kebutuhan pasar. Sehingga, harga daging produksi dari peternak lokal tidak jatuh dan stabilitas harga dapat terjaga.
Menurutnya, masyarakat sudah familiar dengan daging kerbau. Bahkan, konsumsi daging kerbau dapat menekan harga daging sapi yang bergejolak.
Bulog pun akan melakukan proses lelang kepada calon pemasok daging di India. Namun, Buwas tidak bisa memastikan waktu pengiriman, lantaran adanya kebijakan karantina wilayah yang diterapkan pemerintah India.
Baca juga: Kementan Jamin Stok Daging Sapi dan Kerbau Terjaga Baik
"Kita belum melakukan lelang, karena suratnya baru kita dapat. Kita baru membuat administrasi surat, yang nanti ditindaklanjuti dengan undangan terbuka kepada calon supplier," imbuh Buwas.
Lebih lanjut, dia berharap realisasi importasi daging kerbau sesuai dengan alokasi yang diberikan pemerintah pada 2021, yakni 80.000 ton. Berbeda dengan tahun lalu, Bulog hanya dapat mengimpor 37.000 ton daging kerbau, dari kuota yang diberikan sebesar 100.000 ton.(OL-11)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Risiko kontaminasi bakteri dapat terjadi akibat air yang digunakan di rumah belum tentu sebenarnya berada dalam kondisi yang higienis, baik menggunakan air galon maupun keran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved