Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Didi Sumedi mengatakan, pihaknya menunggu hasil rapat koordinasi terbatas (rakortas) ihwal penerbitan surat persetujuan impor (SPI) gula industri.
"Untuk penerbitan SPI gula industri kami masih menunggu alokasinya yang ditetapkan dalam rakortas kemenko perekonomian," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (12/12).
Diberitakan sebelumnya, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) mengharapkan pemerintah segera melakukan rapat koordinasi dengan pihak terkait ihwal pemberian izin impor gula untuk kebutuhan industri. Itu karena ketersediaan gula yang ada saat ini hanya mencukupi hingga Januari 2021.
“Sesuai informasi dari pemasok, stok gula rafinasi sebagai bahan baku industri makanan minuman saat ini hanya mencukupi untuk kebutuhan hingga Januari 2021,” ujar Ketua Umum GAPMMI Adhi Lukman dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (12/12).
Baca juga : Gapmmi Desak Pemerintah Keluarkan Izin Impor Gula Industri
Izin impor gula untuk kebutuhan industri itu, kata Adhi, dibutuhkan lantaran Thailand sebagai negara pemasok sedang mengalami gagal panen. Sehingga industri perlu mencari bahan baku gula dari negara lain seperti Brasil.
Hal itu tentu membutuhkan lead time importasi yang lebih lama. Bila gula didatangkan dari Thailand hanya membutuhkan waktu paling lama tiga minggu, maka bila bahan baku gula didatangkan dari Brasil, prosesnya akan memakan waktu hingga dua bulan hingga gula itu bisa digunakan industri Tanah Air.
Didi mengatakan, Kemendag tidak akan menunda-nunda bila alokasi impor gula industri telah ditetapkan dan mendapatkan rekomendasi impor dari kementerian perindustrian.
"Jika rakortas sudah menetapkan alokasi nasional dan kemenperin memberikan rekomendasi alokasi per perusahaan, saya kira kemendag segera terbitkan SPI-nya," pungkas Didi. (OL-7)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Makanan manis sederhana dapat memicu fluktuasi gula darah yang tidak stabil. Dampaknya, rasa lapar akan muncul lebih cepat saat sedang menjalankan ibadah puasa di siang hari.
Tubuh membutuhkan gula dalam jumlah cukup, tetapi konsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.
Asupan gula berlebih bukan sekadar masalah kalori, melainkan ancaman bagi metabolisme anak yang masih dalam tahap perkembangan.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Gula dapat merangsang pelepasan serotonin dan endorfin di otak, yaitu zat kimia yang membuat perasaan lebih nyaman dan bahagia.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved